Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
AGUSTUS adalah bulan di saat IUIGA hadir di Indonesia tepat setahun yang lalu. Perusahaan e-commerce asal Singapura ini menawarkan produk rumah tangga dengan konsep langsung dari pabrikan ternama serta harga transparan dan terjangkau.
Hingga berita ini diturunkan, IUIGA telah bekerja sama dengan lebih dari 600 pabrikan merek ternama untuk memastikan kualitas produk yang terbaik. Tidak hanya produk berkualitas, IUIGA juga menawarkan pengalaman berbelanja omni channel melalui aplikasi daring maupun gerai fisik.
Seluruh gerai fisik IUIGA tetap menggunakan teknologi Retail+ sebagai kekuatannya. Teknologi Retail+ ini memberikan pilihan kepada pelanggan untuk melakukan pembayaran tanpa kasir. Selain mempercepat proses checkout dari setiap pelanggan, teknologi Retail+ juga dapat mengurangi interaksi di dalam gerai khususnya di situasi pandemi covid-19 seperti sekarang.
Saat ini, IUIGA telah memiliki 5 gerai Retail+ yang tersebar di Jabodetabek. Kelima gerai itu berlokasi di Mall of Indonesia, Ashta District 8, Aeon Mall Sentul, Lippo Mall Puri, dan Pondok Indah Mall. Masuk ke Indonesia pada saat pandemi pada 2020, IUIGA mampu mencatatkan pertumbuhan positif di saat industri ritel sedang lesu.
"IUIGA telah bertumbuh sebesar 856% di Agustus tahun ini bila dibandingkan dengan Agustus tahun lalu. Hal ini membuktikan bahwa permintaan pasar terhadap produk rumah tangga berkualitas dan terjangkau sangatlah tinggi khususnya di masa pandemi di mana masyarakat lebih banyak di rumah. Kami percaya bahwa kualitas premium tidak harus mahal oleh karena itu setiap produk IUIGA memiliki transparansi harga berupa informasi biaya produksi, profit, dan harga komparasi dari merek premium yang menggunakan pabrik yang sama dengan IUIGA," ujar William Firman, Managing Director IUIGA Indonesia, dalam keterangannya, Jumat (3/9).
Baca juga: InsurTech Sunday Raih Pendanaan Seri B Senilai US$45 juta
William menambahkan bahwa harga jual IUIGA ke konsumen dikontrol pada angka 1,6 hingga 2 kali biaya produksi, sedangkan ritel tradisional umumnya di angka 8 sampai 15. Strategi omni channel yang dimiliki IUIGA juga memegang peranan penting saat PPKM Jawa-Bali di Juli 2021. Terbukti, IUIGA berhasil mencatatkan kenaikan penjualan pada kanal online sebesar 130% pada Juli jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Sebagai e-commerce yang kuat dalam penjualan online, IUIGA sangat memaksimalkan segala platform di media online. Hingga saat ini, IUIGA Indonesia telah dibahas pada lebih dari 173 artikel online di media besar nasional dan internasional. Selain itu, IUIGA telah bekerja sama dengan lebih dari 336 influencers di Indonesia yang 65 di antaranya tergabung dalam komunitas Home Living IUIGUYS.
"Komunitas IUIGA yang biasa disapa IUIGUYS adalah komunitas influencer yang kita bentuk untuk pecinta produk rumah tangga minimalis dan inovatif. Saat ini, kami telah memiliki 65 influencers yang tergabung dalam IUIGUYS. Kami melihat kerja sama dengan IUIGUYS adalah hal yang positif baik itu dari segi pertumbuhan bisnis maupun kepercayaan konsumen terhadap brand IUIGA," lanjut William.
Di samping itu, IUIGA merupakan perusahaan yang konsisten membagikan vitamin C gratis di setiap pembelian produk. Program yang telah dimulai sejak IUIGA masuk ke Indonesia pada 2020 ini juga menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap para pelanggan di saat pandemi. Hingga Agustus 2021, sebanyak 343.740 tablet telah dibagikan.
"Tahun pertama IUIGA di Indonesia adalah tahun yang penting untuk memahami pasar dan industri. Kecepatan untuk merespons pasar dengan tepat dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan merupakan faktor yang sangat berperan bagi kami. Seluruh pencapaian IUIGA di tahun pertama, kami dedikasikan kepada seluruh pelanggan setia. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia melalui inovasi teknologi dalam menyediakan produk rumah berkualitas dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan," pungkas William. (RO/S-2)
Jumlah pengguna e-commerce di Indonesia diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan, dengan peningkatan 11,2% secara tahunan.
Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan mencapai Rp1.860 triliun pada 2024, yang setara dengan 8,4 persen dari PDB nasional. Sektor ini diproyeksikan tumbuh dengan angka 5%-6% per tahun.
Plt. Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital, Sonny Sudaryanah, membuka seminar dengan keynote remarks.
Kekuatan bisnis yang telah terbentuk selama bertahun-tahun perlu dioptimalkan melalui inovasi dan digitalisasi agar tetap relevan, berdaya saing, dan siap bersaing di pasar global.
Kedaulatan ekonomi digital Indonesia semakin penting di tengah laju digitalisasi dan ketidakpastian global.
Kreator digital di Indonesia memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk budaya online dan menggerakkan ekonomi kreatif.
Laporan "State of the Data Infrastructure Global Report 2024" dari Hitachi Vantara menemukan kesenjangan antara ambisi adopsi AI dan realitas pengelolaan data.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, yang terpilih pada Juni, meminta Trump untuk membantu mewujudkan perdamaian antara kedua Korea selama kunjungannya ke Gedung Putih.
Data menunjukkan, 82% konsumen lokal mencari bisnis lewat Google, dan profil yang rapi bisa meningkatkan kepercayaan hingga 29%.
Ara Grace telah jatuh cinta pada dunia bisnis, tapi katanya musik tetap menjadi bagian tak terpisahkan, dia tetap akan kembali ke musik.
Lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali—mencapai 2,64 juta orang dalam lima bulan pertama 2025—menjadi mesin penggerak utama.
Permintaan hunian sementara seperti rumah kos dan apartemen terus tumbuh di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, hingga Bali.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved