Jumat 27 Agustus 2021, 15:40 WIB

Garuda Uji Coba IATA Travel Pass Rute Jakarta-Tokyo

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Garuda Uji Coba IATA Travel Pass Rute Jakarta-Tokyo

Antara
Pekerja melakukan pengecekan akhir livery masker yang terpasang di pesawat Garuda Indonesia.

 

MASKAPAI Garuda Indonesia akan melaksanakan uji coba penerapan International Air Transport Association (IATA) Travel Pass, sebagai aplikasi autentikasi dokumen kredensial kesehatan untuk persyaratan perjalanan udara internasional.

Uji coba penggunaan IATA Travel Pass dijadwalkan pada 30 Agustus-13 September 2021. Pada tahap awal, diterapkan pada penerbangan GA874/GA875 rute Jakarta-Tokyo, dengan pergi pulang (PP).

Melalui uji coba ini, Garuda menjadi maskapai pertama di Indonesia yang melakukan uji coba aplikasi IATA Travel Pass kepada pengguna jasa layanan udara. Dalam hal ini, untuk mengelola dokumen kredensial kesehatan covid-19 digital sesuai persyaratan pemerintah, khususnya bagi yang akan melakukan perjalanan internasional.

Baca juga: Harga PCR Turun, Bos Garuda Harap Jumlah Penumpang Pesawat Melejit     

"Uji coba IATA Travel Pass ini memiliki arti penting dalam mempersiapkan maskapai dan industri penerbangan. Ketika berbagai negara secara bertahap mulai melonggarkan pembatasan wilayah," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan resmi, Jumat (27/8).

Adapun IATA Travel Pass merupakan sebuah aplikasi berbasis digital, yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan mengelola hasil sertifikasi tes atau vaksin covid-19. Melalui IATA Travel Pass, pengguna jasa Garuda dapat dengan mudah memperoleh informasi terkait persyaratan dokumen covid-19 untuk destinasi tujuan.

Baca juga: Bisnis Terpukul, Karyawan Garuda Jadi Juragan Penjual Tiket

Termasuk, informasi lokasi laboratorium pengujian covid-19 yang terakreditasi. Aplikasi tersebut juga memungkinkan pengguna jasa memiliki paspor digital untuk mengelola dokumen perjalanan yang dibutuhkan.

"Uji coba aplikasi digital tidak hanya memberikan kemudahan bagi penumpang, namun juga saat yang bersamaan, dapat memberikan kepastian bagi negara tujuan terkait validitas dokumen kredensial kesehatan," pungkas Irfan.

Dengan implementasi protokol kesehatan yang ketat di seluruh operasional bisnis maskapai, serta optimalisasi layanan berbasis digital, Garuda optimistis upaya ini akan memenuhi harapan dan kebutuhan pengguna jasa. Berikut, meningkatkan confidence masyarakat terhadap kualitas perjalanan udara di masa pandemi.(OL-11)
 

 

Baca Juga

Dok. Pupuk Indonesia

Pupuk Indonesia Perkuat Proses Distribusi dan Pengawasan dengan Teknologi Digital 

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:49 WIB
Selain dapat mengawasi proses distribusi, sistem yang dinamai Distribution Planning & Control System (DPCS) itu juga mampu mengetahui...
MI/Haryanto Mega

Menaker Dorong BUMN dan Swasta Pekerjakan Penyandang Disabilitas 

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:15 WIB
Pada 2021, sebanyak 1.271 penyandang disabilitas telah bekerja di 72 Badan Usaha Milik Negara dan 4.554 penyandang disabilitas telah...
Antara/Maulana Surya

PLN : PLTSa Putri Cempo Urgen Dibutuhkan untuk Transisi Energi 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 26 Januari 2022, 21:58 WIB
"Pembangunan PLTSa Surakarta adalah salah satu yang paling urgen. Sebab, melalui proyek ini menjadi langkah dalam mencapai net zero...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya