Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR Keuangan menanti menjelang risalah Bank Sentral AS The Fed terkait rencana kebijakan ekonomi yang akan datang. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian beberapa kebijakan dan prospek perekonomian di Jackson Hole, konferensi tahunan Bank Sentral yang biasanya menjadi tolok ukur, dan akan menjadi sebuah titik balik langkah The Fed.
Gubernur The Fed Jerome Powell berkali-kali menekankan pandemi Covid-19 belum berakhir dan masih membayangi pemulihan ekonomi. Meskipun Amerika dapat menang dari Covid, namun Powell masih enggan mengatakan bahwa Amerika dapat mendeklarasikan bahwa Amerika menang atas Covid 19.
Saat ini posisinya adalah vaksinasi di Amerika mulai melambat, yang menimbulkan kekhawatiran, karena penyebaran varian delta. Sejauh ini The Fed telah memiliki tools yang kuat untuk membantu menciptakan perekonomian yang kuat. Namun seperti apapun kuatnya tools tersebut, kebijakan fiskal lebih kuat dan lebih tepat sasaran.
"Kami melihat sejauh ini The Fed sendiri masih berhati-hati, terkait kekuatan pemulihan dari perekonomian di Amerika. Penjualan ritel di Amerika pada bulan Juli kemarin tercatat turun lebih dalam dari perkirakan," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Rabu (18/8).
Ini memberikan gambaran bahwa masyarakat telah lebih menyadari karena harga mulai mengalami kenaikan yang mendorong inflasi terus beranjak naik. Penjualan ritel AS turun hingga 1,1%. Masyarakat tampaknya tidak lagi berbelanja mengenai pengeluaran, namun lebih kepada pelayanan atau jasa.
Pengeluaran untuk restoran meningkat, meskipun pada kecepatan yang lebih stabil dibandingkan sebelumnya yang lonjakannya besar. Namun pengeluaran untuk pelayanan atau jasa tersebut, tampaknya mulai kembali berkurang karena meningkatnya kasus delta, sehingga mendorong pengeluaran untuk services atau pelayanan akan berkurang. Penjualan kendaraan bermotor dan dealer suku cadang di AS turun hingga 3,9% pada bulan Juli setelah turun 2,2% pada bulan Juni.
"Kami melihat inflasi mungkin masih sementara. Tanpa adanya intervensi kebijakan dari The Fed, kekhawatiran meningkatnya Covid-19 varian delta membuat masyarakat menahan keinginan untuk berbelanja," kata Nico. (Try/E-1)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
RENCANA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menjadi pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pascademutualisasi menjadi perhatian serius DPR RI.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Kenaikan harga ini terjadi di tengah sentimen positif sektor konsumsi protein, setelah MBG memproyeksikan peningkatan kebutuhan protein nasional.
PT Wasaida Putra Cakra tahun ini membangun dua rumah sakit baru, sehingga perusahaan itu sekarang mengelola empat rumah sakit yang berlokasi di Klaten, Bali, Cepu dan Jepara.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Public Expose Live pada 26-30 Agustus 2024. Sebanyak 44 perusahaan tercatat berpartisipasi dalam acara tersebut.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu diperkirakan bergerak menguat di tengah perilaku pasar yang wait and see terhadap data inflasi Amerika Serikat (AS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved