Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
REALISASI anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 untuk mendorong pemulihan ekonomi dan penanganan dampak pandemi telah mencapai Rp320,38 triliun, atau 43% dari pagu anggaran sebesar Rp744,75 triliun per 6 Agustus. Penyaluran terbesar dialokasikan untuk perlindungan sosial.
“Pemerintah terus mempercepat realisasi anggaran PEN untuk memberikan perlindungan sosial, penanganan kesehatan, sekaligus mencegah potensi perlambatan ekonomi di kuartal 3 dan 4 di 2021," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam keterangannya, Minggu (15/8).
Penyerapan anggaran PEN tertinggi, yakni klaster perlindungan sosial telah mencapai Rp94,79 triliun atau 50,8% dari total pagu Rp186,64 triliun per 6 Agustus Program-program yang termasuk dalam klaster perlindungan sosial di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bansos Tunai Non-Jabodetabek, Bansos Sembako Jabodetabek, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, dan Diskon Listrik.
Sementara itu, penyerapan anggaran PEN tertinggi kedua terdapat pada klaster kesehatan yang mencapai Rp70,32 triliun atau 32,7% dari pagu Rp 214,95 triliun. Anggaran pada klaster ini di antaranya digunakan untuk program penanganan covid-19, seperti program vaksinasi dan penguatan 3T, iuran jaminan kesehatan, santunan tenaga kesehatan, dan lain-lain.
Selain kedua klaster tersebut, tiga sektor lain dengan penyerapan terbesar anggaran PEN 2021 secara berurutan ialah klaster dukungan UMKM dan Korporasi mencapai Rp55,8 triliun atau 34,4% dari pagu Rp162,40 triliun.
Berikutnya, klaster insentif usaha mencapai Rp51,15 triliun atau 81,4% dari pagu Rp62,83 triliun dan klaster program prioritas mencapai Rp48,32 triliun atau 40,8% dari pagu Rp117,94 triliun.
Menkominfo mengungkapkan, pemerintah akan terus mendorong akselerasi penyerapan anggaran PEN 2021. Pemerintah juga akan memonitor, memitigasi setiap kendala, dan memastikan agar realisasi PEN di semester II 2021 jauh lebih baik, tepat sasaran dan mencegah agar tidak tertumpuk di akhir tahun.
“Semoga program-program yang memanfaatkan anggaran PEN ini bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat, khususnya bagi mereka yang terdampak pandemi covid-19,” pungkas Johnny. (E-3)
55,21% dari total 33,43 juta orang lanjut usia (lansia) di Indonesia yang masih masuk ke dalam angkatan kerja karena belum bisa memenuhi kebutuhannya secara mencukupi.
UNIVERSITAS Teknologi Bandung (UTB) menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar dengan mendorong dosen melanjutkan pendidikan dan kuliah ke luar negeri.
Melalui pembiayaan ultra mikro PNM Mekaar yang dipadukan dengan berbagai pelatihan, para ibu tidak hanya mendapat akses modal, tetapi juga keterampilan hidup.
Fakta bahwa minyak goreng sempat langka selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan adalah bukti adanya masalah serius di sektor tersebut.
Sejak Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) mulai berlaku, perdagangan antara kedua negara telah berlipat ganda, mencapai A$35,4 miliar pada 2024.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Gorontalo pada triwulan II-2025 terhadap triwulan II-2024 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,14 persen
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved