Sabtu 31 Juli 2021, 10:33 WIB

Pengusaha Apresiasi Bantuan Usaha Mikro dari Pemerintah Pusat

Putri Anisa Yuliani | Ekonomi
Pengusaha Apresiasi Bantuan Usaha Mikro dari Pemerintah Pusat

ANTARA FOTO/HO/Sidi/
Ketua Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta Sarman Simanjorang.

 

HIMPUNAN Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta memberikan apresiasi yang penghargaan yang setinggi tinggi kepada Presiden yang kemarin secara resmi menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021 secara simbolis yang diwakili 24 orang pelaku usaha mikro di Istana Negara.

Hal itu menunjukkan kepekaan dan kepedulian Pemerintah kepada pelaku usaha mikro kecil yang sudah 'ngos-ngosan' alias sudah di ujung tanduk kelangsungan usahanya.

"Saat ini memang momentum yang paling tepat pelaku usaha mikro kecil menerima bantuan modal, dimana pemerintah telah mengizinkan mereka membuka usahanya walaupun dengan jam yang dibatasi dengan prokes yang ketat namun sudah mempengaruhi psikologi mereka untuk dapat bangkit," kata Ketua DPD Hippi DKI Jakarta Sarman Simanjorang, Jumat (30/7).

Melalui bantuan modal ini diharapkan para pelaku usaha mikro kecil dapat memanfaatkan modal tersebut sebaik mungkin dan tidak memakai untuk keperluan lain kecuali untuk menambah modal usaha.

Dengan beroperasinya pelaku usaha mikro kecil diharapkan akan mampu menggerakkan ekonomi akar rumput dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan konsumsi rumah tangga serta pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Pemerintah menyediakan anggaran banpres produktif sebesar Rp15,3 triliun dengan target penerima sebanyak 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil dengan jumlah bantuan modal ssbesar 1.2juta/usaha mikro kecil. Diharapkan dapat disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran.

"Kita harapan target penerima bantuan modal ini dipriorotaskan pada pelaku usaha mikro kecil yang ada di Pulau Jawa dan Bali yang sangat terdampak langsung akibat kebijakan PPKM darurat dan masuk dalam zona merah," jelasnya.

Kemudian perekonomian Jawa dan Bali sangat strategis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, di mana hampir 59% pertumbuhan ekonomi nasional ditopang oleh perekonomian Pulau Jawa, termasuk juga konsumsi rumah tangga 60% ditopang dari Pulau Jawa.

Artinya jika perekonomian di Pulau Jawa cepat pulih dan tumbuh maka otomatis pertumbuhan ekonomi nasional juga akan mengalami pertumbuhan yang positif.

Sarman melanjutkan, pengusaha berharap agar dalam penyaluran bantuan ini benar benar selektif, terdata, dan tercatat serta dapat dipantau oleh Dinas Koperasi dan UKM di tingkat daerah.

"Jangan sampai bantuan Bapres Produktif Usaha Mikro (BPUM) ini salah sasaran, karena jika penyalurannya tepat sasaran tentu dampaknya akan dapat kita rasakan dengan indikator konsumsi rumah tangga kita akan semakin naik dan akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," tukasnya.

Hippi DKI juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah yang akan memberikan bantuan subsidi gaji sebesar Rp500 ribu yang dibayarkan selama 2 bulan kepada pekerja yang bergaji 3.5 juta. Ini akan sangat membantu pengusaha dan pekerja dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga selama PPKM Level 4 diberlakukan.

"Terima kasih kepada Pemerintah atas kerja keras dan upaya yang dilakukan baik dari sisi pengendalian pandemi covid 19 maupun menyelamatkan berbagai sektor usaha dari keterpurukan sebagai dampak Covid-19," katanya.

"Melalui kolaborasi dan semangat kebersamaan, kita yakin akan mampu melewati badai ini dan bangkit kembali membangun ekonomi kita yang lebih baik dengan pertumbuhan yang postif," tutur Sarman. (Put/OL-09)

Baca Juga

Ist

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, PStore Komit Penuhi Kepuasan Konsumen

👤Widhoroso 🕔Senin 06 Desember 2021, 00:30 WIB
KENYAMANAN konsumen menjadi salah satu hal yang harus dipenuhi setiap perusahaan untuk bisa tetap bertahan dalam...
DOK Pribadi.

Merek Lokal Queensland Luncurkan Koleksi Terbaru

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 23:09 WIB
Koleksi tersebut dapat ditemukan dan dibeli di toko offline yang tersebar luas di seluruh Indonesia dan tersedia pada online store yang...
Dok. Nippon Paint

Ekspansi Bisnis ke sektor Konstruksi, Nippon Paint Akuisisi Selleys dan Vital Technical

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 05 Desember 2021, 22:10 WIB
akuisisi itu didasari potensi pasar retail SAFL dapat mencapai Rp6 Triliun per tahun berdasarkan penelitian pasar yang dilakukan secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya