Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, ganasnya pandemi membuat sektor pariwisata terpukul hebat. Dia menyebut, dari data World Travel and Tourism Council (WTTC) ada 62 juta lapangan kerja dari sektor pariwisata yang hilang di 2020.
Lalu, data dari Kemenparekraf menyatakan jumlah wisawatan mancanegara di Indonesia anjlok 75% hingga tahun ini, lalu jumlah wisatawan nusantara turun 29,9%, dan tenaga kerja hampir 7% terkikis.
"Untuk Kemenparekraf ini pekerjaan rumah (PR) terbesar, karena arahan dari Pak Presiden (Joko Widodo) pada Desember 2020 lalu sampaikan, pariwisata ini butuh game changer dengan 5 destinasi super prioritas yang harus disiapkan di tengah pandemi," kata Sandiaga dalam keterangannya, saat melaksanakan diskusi virtual dengan Rotary Club District 3420 pada Jumat (30/7).
Sebelumnya, Kemenparekraf juga mencatat, capain devisa negara dari sektor pariwisata juga terimbas pandemi. Pada 2019, devisa sektor pariwisata mencapai US$16,9 miliar. Namun, pada 2020 turun drastis menjadi US$3,54 miliar. Lalu, jumlah tenaga kerja pariwisata juga mengalami penurunan, yakni menjadi 13,97 juta orang di 2020 dari sebelumnya 14,96 juta orang pada 2091
Baca juga : Sandiaga: Meski Pandemi, Pemerintah All Out Angkat Desa Wisata
Sandiaga menyebut, ada beberapa langkah agar sektor pariwisata bisa bangkit kembali, yakni adanya kepercayaan masyarakat bahwa memulai kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif itu aman dan nyaman. Berikutnya, pemerintah harus bisa memfasilitasi sisi permintaan dari sektor parekraf khususnya UMKM.
"Fokus yang dilakukan pihak Kemenparekraf memang di 5 destinasi super prioritas, tapi banyak yang bisa kita sentuh, seperti desa wisata di sekitarnya maupun destinasi pariwisata lainnya," jelas Sandiaga.
Kemudian, Kemenparekraf meminta pengelola hotel dan restoran untuk selalu mematuhi protokol kesehatan covid-19 yang ketat dan disiplin. Serta Meningkatkan rasa aman dan nyaman dengan penyusunan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE).
"Tahun lalu ada 6 ribu unit usaha yang kita sertifikasi CHSE, tahun ini diharapkan bisa menjangkau 8 ribu. Club Rotary bisa menjadi mitra untuk melakukan sertifikasi CHSE dengan masa berlaku satu tahun," tutur Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. (OL-7)
PENGUATAN link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri dinilai menjadi kunci dalam mengoptimalkan kualitas pertumbuhan tenaga kerja.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar mampu mandiri secara ekonomi serta memiliki kesempatan yang setara.
SANDINATION Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/2).
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved