Jumat 30 Juli 2021, 21:35 WIB

Sandiaga: Meski Pandemi, Pemerintah All Out Angkat Desa Wisata

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Sandiaga: Meski Pandemi,  Pemerintah All Out Angkat Desa Wisata

Dok Kemenparekraf
Menparekraf Sandiaga Uno

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan akan serius mengembangkan potensi desa wisata, meski di tengah pandemi.

Salah satu langkah tersebut ialah lewat Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 sebagai upaya mendorong dan membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) pascapandemi. Hal itu disampaikan Sandiaga saat kegiatan Bimtek & Workshop Online ADWI 2021, Jumat (30/7).

“Pemerintah pusat all out mengangkat potensi desa wisata di tengah pandemi. Kami meyakini desa wisata ini game changer dalam kebangkitan Indonesia pascapandemi," ucapnya dalam keterangan, Jumat (30/7).

Menparekraf menjelaskan, dalam pengembangan desa wisata ini pihaknya akan memberikan pendampingan. Tujuannya agar para pelaku parekraf dapat meningkatkan kualitasnya, sehingga dapat meningkatkan daya saing

“Kita melihat partisipasi dari 368 peserta (wilayah VII). Mudah-mudahan Bimtek ini bisa menjadi pembekalan yang baik untuk pengembangan desa wisata selanjutnya,” kata Sandiaga.

Sementara itu, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi berpendapat, sektor pariwisata akan bisa cepat pulih usai pandemi

“Pariwisata akan cepat tumbuh saat pandemi ini berakhir. Karena itu akan ada mobilisasi masyarakat untuk berkunjung ke desa-desa yang indah di Tanah Air," tuturnya.

ADWI 2021 adalah ajang yang memberikan kesempatan untuk desa wisata menampilkan kreativitas dan inovasi yang dimiliki terutama ciri khas desa wisata itu sendiri.

Sebelumnya, Kemenparekraf menyebut, ada 1.831 desa wisata yang tergabung dalam ADWI 2021. Jumlah ini melebihi target, yakni 700 peserta dalam ajang tersebut.

Ada tujuh kategori penilaian dalam ajang penghargaan ini. Yaitu penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability) desa digital, suvenir (kuliner, fesyen, kriya), daya tarik wisata (alam, budaya, buatan), konten kreatif; homestay dan toilet. (OL-8)

 

Baca Juga

DOK Hipmi Jaya.

HIPMI Jaya Dorong Anggotanya Berorientasi Ekspor

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 12:41 WIB
Kini sudah ada 28 perusahaan atau sudah jauh meningkat dibandingkan awal penyelenggaraan TEI 2017 yang diikuti 10...
Antara

Sinyal Kuat dan Murah, UMKM Tertolong Indosat Ooredoo saat Pandemi

👤Yakub Pryatama W 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 12:10 WIB
BUKAN rahasia umum adanya covid-19 melanda Indonesia membuat banyak warga terkena...
dok.Ant

Bulog Salah Kelola CPB, Peranya Dalam Rantai Pasok Beras Harus Dievaluasi

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 11:30 WIB
PERAN Perum Bulog dalam rantai pasok beras perlu dievaluasi untuk meningkatkan efektivitasnya dalam menjaga stabilitas harga pangan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya