Kamis 29 Juli 2021, 20:19 WIB

XL Axiata dan Indosat Siap Perkuat Infrastruktur Jaringan Digital

Insi Anntika Jelita | Ekonomi
XL Axiata dan Indosat Siap Perkuat Infrastruktur Jaringan Digital

AFP/Pau Berrena
Logo 5G

 

DUA operator telekomunikasi, PT Indosat Ooredoo dan XL Axiata mengaku siap memperkuat jaringan telekomunikasi agar bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat dalam hal layanan digital. Hal ini sekaligus menjawab permintaan dari Bank Dunia yang mengharapkan semua warga Indonesia terlibat dalam aktivitas ekonomi digital.

"Kami membantu pemerintah dalam membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi di berbagai wilayah, sehingga bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah pelosok untuk mengakses layanan telekomunikasi dan digital," kata Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih kepada wartawan, Kamis (29/7).

Dia mengatakan, saat ini jumlah pelanggan XL Axiata sekitar 56 juta yang tersebar di berbagai wilayah. Dalam memperkuat jaringan telekomunikasi dan digital tersebut, Tri mengaku pihaknya masih menemui hambatan. Seperti, belum meratanya ketersediaan infrastuktur jaringan telekomunikasi terutama di wilayah-wilayah pelosok dan wilayah 3T (terdepan, terpencil dan tertinggal).

"Memang masih ada hambatan seperti itu, tapi kami berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di berbagai wilayah di Indonesia termasuk di wilayah-wilayah 3T," ucap Tri.

Komitmen dukungan ini, lanjutnya, diwujudkan dengan mengimplementasikan program Universal Service Obligation (USO) bekerja sama dengan Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) di sejumlah provinsi.

Baca juga : Kominfo Duga ada Penyalahgunaan Keamanan BRI Life

Terpisah, Direktur dan Chief Operating Officer Indosat Vikram Sinha mengungkapkan, pada kuartal kedua tahun 2021, Indosat Ooredoo meluncurkan layanan 5G komersial pertamanya di kota Solo. Layanan 5G merupakan langkah selanjutnya dalam menghadirkan pengalaman digital kepada masyarakat di Indonesia.

"5G memiliki peran yang sangat penting dan ini bukan permainan jangka pendek, ini akan berdampak jangka panjang pada PDB negara. Serta bagaimana visi Indonesia menjadi yang terdepan dalam dunia digital," terangnya dalam konferensi pers hari ini.

Vikram mengakui peran penting dalam menyediakan produk digital yang dibutuhkan masyarakat di seluruh Indonesia untuk mendukung kehidupan sehari-hari, terlebih di masa pengetatan dan bekerja dari rumah atau WFH.

"Ketika berbicara tentang 5G, kami akan berbicara tentang memecahkan sebuah masalah layanan. Kami pun ingin menantang semua orang bagaimana 5G dapat mendukung UMKM dan usaha lainnya," pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Gara-gara Pandemi Covid-19, Diperkirakan 30 Juta UMKM Bangkrut

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:50 WIB
Berdasarkan survei Bank Indonesia pada Maret 2021, sebanyak 87,5% UMKM terdampak akibat pandemi dan 93,3% pelaku usaha sektor tersebut...
dok kemenhub

Penerapan Ganjil-Genap Cegah Kepadatan di Kawasan Wisata

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:22 WIB
Menhub akan segera mengeluarkan  Peraturan Menhub terkait kebijakan ganjil-genap di kawasan...
Antara

Belasan Ribu Produk RI Bisa Diekspor ke Korsel dengan Tarif 0%

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:09 WIB
Beberapa produk Indonesia yang berpotensi mengalami kenaikan ekspor ke Korea Selatan, yaitu sepeda, sepeda motor, olahan ikan, kaos...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya