Selasa 27 Juli 2021, 22:41 WIB

Erick : BUMN Mesti Dorong Ekosistem Ramah Lingkungan untuk Generasi Masa Depan

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Erick : BUMN Mesti Dorong Ekosistem Ramah Lingkungan untuk Generasi Masa Depan

Antara/Rivan Awal Lingga
Pemanfaatan Pembangkit Listrik tenaga Surya untuk proyek jalan tol yang dikerjakan BUMN

 

MENTERI Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menegaskan, perusahaan-perusahaan BUMN saat ini memiliki komitmen untuk menyiapkan tempat hidup yang layak bagi generasi muda Indonesia ke depannya. 

Maka dari itu, menurutnya sangat penting bagi perusahaan BUMN untuk membangun ekosistem ramah lingkungan dan juga menerapkan ecolifestyle. 

"Inovasi ini bisa berupa premier listrik, di mana listrik ini berdasarkan renewable energy yang kita terus lakukan transformasi sampai 2060. Misalnya 19 tahun pertama, tentu yang ada di PLN sendiri kita harus convert 21 GW. 15 tahun berikutnya hampir 29 GW ditambah APV yang berpartner dengan swasta. Itu yang saya kira kerjaan yang sangat massif," ungkapnya dalam acara Indonesia Green Summit 2021 yang diselenggarakan oleh Media Group News, Selasa (27/7). 

Selain green energy, Erick menambahkan, dalam beberapa waktu ke depan ecolifestyle akan bermula dengan kendaraan listrik yang saat ini sudah banyak digunakan di berbagai negara termasik Indonesia. 

Menurutnya, Indonesia tidak hanya akan menjadi negara konsumen tapi juga produsen dan menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik dengan menciptakan industri baterai listrik. 

Baca juga : Menkeu: Indonesia Butuh Rp4.520 Triliun untuk Laksanakan Komitmen Paris Agreement

"Tidak hanya baterainya, kita juga sediakan recycle baterai. Jadi bukan hanya produksi tapi recycle juga penting. Kemudian ditambah perubahan culture masyarakat, di mana Pertamina dan PLN dapat bersinergi, karena mau tidak mau charging kendaraan listrik ini 80% di rumah, hanya 20% di jalanan. Dengan baterai listrik ini juga, mau tidak mau penekanan emisi akan jauh lebih baik," ujar Erick. 

Erick menegaskan, Indonesia juga berkomitmen untuk menghentikan penggunaan batu bara, sehingga bekas tambang akan di tanami kembali agar menjadi eksosistem yang sehat. 

"Di seluruh anak perusahaan atau holding BUMN yang sekarang jumlahnya tinggal 43 dari 143 itu, kita pastikan masing-masing punya roadmap untuk mendukung Indonesia zero emision untuk tahun 2060. Masing-masing harus punya roadmapnya dan tolak ukur," lanjutnya. 

Erick menegaskan, pihaknya akan memastikan Indonesia menjadi tempat yang lebih baik untuk tinggal untuk generasi ke depan dan juga pihaknya ingin memastikan pembangunan ekosistem green energy maupun ecolifestyle di Indonesia berjalan dengan baik. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Moch Asim

Kesepakatan Bisnis Pembangunan Pabrik Baterai Listrik tidak Libatkan Konsultan Asing

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 17 September 2021, 17:28 WIB
Deal bisnis senilai US$9,8 miliar atau setara Rp142 triliun itu tanpa melibatkan konsultan asing. Itu dilakukan seutuhnya oleh putra putri...
Antara

BI: Kebutuhan Pembiayaan Rumah Tangga Meningkat

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 17 September 2021, 17:05 WIB
Pada Agustus 2021, bank umum masih menjadi preferensi sumber utama penambahan pembiayaan responden rumah tangga dengan pangsa sebesar...
Dok Maange

Brand Kecantikan Maange Mulai Gencar Sasar Pasar Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 17 September 2021, 16:48 WIB
Maange secara bertahap telah mempopulerkan berbagai style dalam industri kecantikan dan menjangkau pasar Amerika, Eropa, dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Siap Bawa Pulang Piala Sudirman

 Terdapat empat pemain muda yang diharapkan mampu membuat kejutan di Finlandia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya