Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PRINSIPAL layanan ATM Bersama, PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), dan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) berkolaborasi menjadi penyedia solusi pembayaran. Konsorsium itu didukung PT Worldline Internasional Indonesia (Worldline).
Ketiga pihak itu menjalin kerja sama untuk menawarkan layanan baru dengan nama Third Party Card Management (TPCM) yang merupakan layanan dari Artajasa, Lintasarta, dan Worldline untuk menjadikan sebagai layanan Third Party Processor (TPP) pertama di Indonesia.
Dengan layanan tersebut, kalangan perbankan atau lembaga keuangan non-bank bisa menerbitkan layanan kartu digital sendiri dengan biaya terjangkau dan aman. Layanan TPCM akan memberikan solusi terintegrasi dalam penyediaan Core Card system, koneksi ke Internasional Card Scheme, melakukan operasional bisnis dan IT, serta menyediakan perangkat DC/DRC pada perbankan dan insititusi keuangan.
Artajasa, Lintasarta, dan Worldline menyadari dalam beberapa tahun terakhir, cara bertransaksi masyarakat mengalami pergeseran dari cara konvensional menjadi cashless, tanpa uang tunai dan itu yang jadi alasan mereka menghadirkan layanan tersebut.
Karena itu, kalangan perbankan dan insitusi keuangan dituntut untuk mengembangkan produk untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi. Namun, untuk melakukan pengembangan sistem digital yang mumpuni, diperlukan investasi sistem yang besar. Sekarang muncul alternatif, yakni layanan TPCM yang dapat mendukung sistem dan menangani operasional proses bisnis berbasis kartu hingga Paylater Account.
Siti Hidayati, Direktur Artajasa, menjelaskan konsorsium Artajasa dan Lintasarta didukung Worldline hadir karena memahami ada tantangan dan persaingan di kalangan perbankan dan institusi keuangan untuk bersaing dalam melayani pelanggan.
"Kami ingin mengambil peran sebagai penyedia solusinya khususnya di bidang sistem pembayaran dan manajemen card issuing. Dengan menghadirkan TPCM sebagai solusi bagi perbankan dan institusi keuangan menjalankan bisnis secara cepat dan efisien dengan mengedepankan konektivitas langsung dengan prinsipal internasional, efisiensi harga, kecepatan, dan keamanan,” ujar Siti dalam keterangan resminya yang diterima pada Sabtu (24/7).
Baca juga: UMKM Dapat Manfaatkan QRIS sebagai Solusi Pembayaran Digital
Direktur Utama Lintasarta Arya Damar menambahkan TPCM merupakan solusi lengkap untuk pengembangan bisnis proses produk berbasis kartu kredit hingga Paylater account. Layanan ini terbilang lengkap dengan cakupan layanan aktivasi, transaksi, pembuatan tagihan, hingga pengawasan dari fraud. Konsorsium ini memungkinkan industri keuangan mengembangkan bisnis berbasis kartu kredit secara eksklusif dengan merek perusahaan.
Dengan tenaga infrastruktur profesional di bidangnya, Lintasarta memberikan layanan prima dan andal bagi bank dengan memenuhi kebutuhan infrastruktur TPCM, yaitu menggunakan pusat data di Technopark (Banten) dan ditunjang Disaster Recovery Center (DRC) di Jatiluhur (Jawa Barat) serta didukung dengan sistem keamanan yang mampu memproteksi hingga ke lapisan tujuh aplikasi.
“Tidak hanya itu, solusi ini akan membantu industri keuangan menurunkan biaya investasi dan operasional kartu kredit seperti penerbitan kartu kredit, pencatatan transaksi hingga penanganan fraud. Kerja sama dengan perusahaan nasional maupun internasional, menjadikan kemudahan bagi nasabah bertransaksi di mana pun dan kapan pun. Di sisi lain perusahaan perbankan dalam mengelola kartu kredit dapat tetap fokus pada bisnis inti perusahaan,” jelas Arya.
CEO Worldline Asia Pasifik Tee Kee Ming berkomentar kolaborasi strategis bagi Worldline ini untuk mendukung Artajasa dan Lintasarta menjadi TPCM pertama di Indonesia. Ini waktu yang tepat karena akan membantu lebih banyak bank menengah dan kecil mempercepat transformasi pembayaran digital mereka dan memungkinkan manfaat layanan pembayaran tanpa uang tunai dan digital digunakan lebih banyak orang di Indonesia.
"Worldline berkomitmen penuh menghadirkan lebih banyak solusi dan layanan terbaik ke Indonesia serta terus melayani pelanggan saat ini dan masa depan untuk mendukung pertumbuhan industri pembayaran di Indonesia," pungkas dia. (R-3)
PT MRT Jakarta mengembangkan ekosistem layanan digitalnya melalui integrasi layanan perbankan tertanam di kanal digital milik perusahaan, termasuk aplikasi MyMRTJ.
Kerugian global akibat kejahatan siber akan menembus US$10,5 triliun pada 2025, menjadikannya salah satu ancaman ekonomi terbesar dunia.
DI tengah era digitalisasi yang terus bergerak cepat, perubahan teknologi memengaruhi setiap aspek kehidupan manusia, termasuk dalam industri pembiayaan.
Kedua sistem ini, QRIS dan Project Nexus, sejatinya bersifat komplementer, bukan saling menggantikan.
Metode pembayaran paylater kini menjadi pilihan favorit bagi banyak orang yang membutuhkan fleksibilitas dalam berbelanja. Sistem ini memungkinkan kamu untuk memenuhi berbagai kebutuhan
PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menegaskan komitmennya terhadap praktik penyaluran dana yang bertanggung jawab.
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat program UMKM Naik Kelas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
PERKEMBANGAN teknologi digital telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari: bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga berlibur kini sering dilakukan di depan layar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI siap menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang berlangsung pada 9-11 Desember
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved