Sabtu 24 Juli 2021, 08:05 WIB

INACA White Paper Prediksi Sektor Penerbangan Membaik Awal 2022

Zubaedah Hanum | Ekonomi
INACA White Paper Prediksi Sektor Penerbangan Membaik Awal 2022

Antara
Ilustrasi

 

UNIVERSITAS Padjadjaran bersama Indonesia National Air Carriers Association (INACA) berhasil menyusun “White Paper” tentang proyeksi pemulihan sektor penerbangan menuju normal baru.

Ketua tim riset INACA White Paper Unpad Prita Amalia menjelaskan, kajian ini salah satunya bertujuan untuk mengetahui proyeksi pemulihan sektor penerbangan menuju era normal baru di tengah situasi pandemi Covid-19. Hal ini disebabkan, sektor penerbangan menjadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19.

Dalam pernyataannya, INACA White Paper menyampaikan, pemulihan sektor penerbangan diprediksi akan mulai membaik di awal 2022 untuk penerbangan domestik dan akan optimal pada 2024.

"Sementara pemulihan penerbangan internasional diprediksi mulai membaik pada akhir 2023 dan kembali optimal pada 2026," kata Prita, dilansir dari laman Unpad.

Game changer

Guna mendukung proyeksi tersebut, imbuhnya, diperlukan dukungan pemerintah dalam bentuk kebijakan dan regulasi sebagai strategi pemulihan sektor penerbangan, juga kebijakan yang mendukung program vaksinasi nasional.

Optimalisasi kerja sama antar kementerian, lembaga, pusat, dan daerah, sekaligus kerja sama bilateral dan multilateral juga menjadi rekomendasi yang diajukan.

Prita menegaskan, program vaksinasi akan menjadi game changer pemulihan sektor penerbangan di Indonesia. Dengan demikian, dibutuhkan dukungan regulasi yang kuat agar vaksinasi mampu mencapai tingkat kekebalan komunitas (herd immunity).

“Bangkitnya sektor penerbangan Indonesia merupakan tanda bangkitnya perekonomian Indonesia,” tutur Prita.

Prita menjelaskan, metode penyusunan INACA White Paper dilakukan dengan berbagai rangkaian kegiatan sebagai tahapan pengumpulan data. Satu di antaranya adalah menggelar diskusi kelompok terpumpun yang menghadirkan beragam pakar dan narasumber yang bersedia memberikan data dan informasinya untuk diolah lebih lanjut menjadi INACA White Paper.

“Rangkaian FGD tersebut dilakukan dengan berbagai topik yang berbeda, di antaranya kesehatan, stimulus ekonomi, dan juga kebijakan implementasi regulasi,” papar Prita.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid mengatakan, INACA White Paper hasil kajian bersama antara Unpad dan INACA merupakan kajian komprehensif. Ini didasarkan, kajian ini melakukan analisis dari sektor kesehatan, ekonomi, dan kebijakan pemerintah dalam memproyeksikan pemulihan sektor penerbangan.

“Kami sangat apresiasi dan berharap diskursus ini bisa bermanfaat bagi transportasi udara Indonesia,” kata Arsjad. (H-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Kemenkominfo: Dampak Erupsi Semeru Bikin Jaringan Operator Seluler Mati

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 08 Desember 2021, 11:04 WIB
Kemenkominfo menyebut, kualitas layanan jaringan telekomunikasi terganggu akibat erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, yang terjadi pada...
Dok.Insight First Asia

Insight First Asia Bantu Penjual Pantau Peta Persaingan di Lapak Ecommerce

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 10:54 WIB
Seller mampu mengetahui potensi penjualan di marketplace, mengetahui potensi kerjasama dengan merchant-merchant besar di market...
Dok. Citi Foundation

Wirausaha Mangrove Terpilih sebagai Pemenang Program Inkubator UNDP dan Citi Foundation

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 10:37 WIB
Para pemenang berkesempatan mewakili Indonesia pada Youth Co:Lab Asia-Pacific Summit...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya