Rabu 21 Juli 2021, 16:06 WIB

Masyarakat Diimbau Hati-Hati dengan Modus Penipuan Lelang Online

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Masyarakat Diimbau Hati-Hati dengan Modus Penipuan Lelang Online

Ilustrasi
Penipuan

 

PT Pegadaian (Persero) mengimbau masyarakat untuk berhati-hati jika mendapat informasi tentang lelang atau penjualan barang dengan harga murah terkait maraknya modus penipuan lelang online melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, SMS maupun pengiriman pesan melalui Whatsapp.

Kepala Departemen Komunikasi Pegadaian Basuki Tri Andayani mengatakan bahwa pihaknya sering menerima laporan masyarakat tentang lelang mobil, emas, barang elektronik, meupun barang berharga lainnya.

Baca juga: Ruang Standardisasi Obat Pemicu Kebakaran BPOM

Modusnya bermacam-macam. Selain mengatasnamakan perusahaan Pegadaian, foto pribadinya pun disalahgunakan dan nomor WA-nya beberapa kali dimanipulasi untuk melakukan tindak penipuan.

"Beberapa waktu lalu ada masyarakat yang menjadi korban penipuan dengan modus lelang mobil dengan harga yang sangat murah. Masyarakat kami imbau agar waspada dan tidak mudah tergiur dengan penawaran barang dengan harga yang tidak wajar," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Rabu (21/7).

Basuki juga menambahkan, ada beberapa kemungkinan buruk atas penawaran barang dengan harga yang sangat murah. Pertama, tindak penipuan murni, barangnya tidak ada, ada korban hanya diberikan iming-iming palsu, atau barang barang rekondisi. Kemungkinan ketiga, barang-barang yang ditawarkan merupakan hasil kejahatan. Semuanya merugikan korban, mulai kerugian keuangan bahkan bisa berakibat hukum karena dinilai melakukan tindak pidana penadahan.

Basuki meminta agar masyarakat berhati-hati dan waspada. Ia membagi tips agar terhindar dari tindak penipuan, yaitu pastikan informasinya benar dan masuk akal, kemudian cek apakah informasi tersebut berasal dari sumber yang terpercaya, serta lakukan ricek dengan mengkonfirmasi kepada sumber informasi yang sebenarnya, dalam hal ini instansi yang dicatut namanya.

"Dalam situasi yang sulit saat ini, banyak orang mencari cara untuk bertahan hidup dan menghalalkan segala cara. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dan waspada. Selain itu, masyarakat juga diminta agar jangan mudah tergiur dengan harga murah dan mentransfer uang secara gegabah, serta lakukan cek dan ricek atas informasi yang kita terima," pungkas Basuki. (OL-6)
 

Baca Juga

Antara/Aprillio Akbar.

Tiga Hal untuk Penguatan Fondasi Ekonomi

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 28 Juli 2021, 14:26 WIB
Pengukuran terhadap produktivitas dibandingkan output juga perlu senantiasa direvaluasi sehingga hasilnya bisa dikonversi tidak hanya dari...
Ist/Kemenkomifo

Jangan Cuma Punya Akun, UMKM Harus Segera Bertransaksi di Pasar Daring 

👤Iis Zatnika 🕔Rabu 28 Juli 2021, 14:24 WIB
Plt. Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo I Nyoman menegaskan, agar toko daring menghasilkan laba yang besar, UMKM wajib...
ANTARA FOTO/Ampelsa

Wapres: Upaya Menjadi Produsen Halal belum Optimal

👤Emir Chairullah 🕔Rabu 28 Juli 2021, 12:24 WIB
Ma’ruf menyebutkan, Indonesia belum mampu memanfaatkan potensi ini secara optimal, potensi pasarnya sebagai negara berpenduduk Muslim...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Membangun Konektivitas Segitiga Emas Jawa Bagian Tengah

 Untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Jawa bagian tengah, Tol Joglosemar menjadi salah satu solusi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya