Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PENGUATAN proyek IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management Irrigation Program) terus dilakukan Kementerian Pertanian. Kali ini, Kementan melakukan Mid Term Review (MTR), sekaligus meninjau perkembangan proyek yang telah dilakukan.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendukung dilakukannya pemantauan terhadap perkembangan IPDMIP.
"Kita harus terus melakukan pemantauan terhadap proyek-proyek yang telah dijalankan. Karena dengan pemantauan itu kita bisa melakukan evaluasi agar pencapaiannya lebih baik lagi dan bisa tepat sasaran," katanya.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan mengenai tujuan utama dari misi MTR.
"Melalui Mid Term Review atau MTR, kita meninjau kembali perkembangan dan kinerja proyek untuk mencapai tujuan dan hasil yang telah disepakati," kata Dedi dalam keterangannya, Selasa (6/7).
Ia menjelaskan, tujuan dan hasil yang disepakati terpusat khusus pada keseluruhan penjangkauan proyek dan petunjuk penting lainnya. Adopsi dan dampak dari teknik produksi yang dipertunjukkan dan diajarkan di Sekolah Lapang Petani, di bidang tanah perorangan milik petani-petani kecil.
"Kemudian juga penerapan dari latihan literasi keuangan dan kegiatan-kegiatan rantai nilai, Penyatuan rehabilitasi irigasi dan kegiatan-kegiatan pertanian, Kinerja yang telah dibedakan di antara provinsi, wilayah, dan alasan-alasan yang menjelaskannya," katanya.
Selain itu, sambung Dedi Nursyamsi, MTR juga dilakukan untuk mengenali masalah-masalah dan halangan dari penerapan proyek.
"Untuk itu, kita meninjau kembali dan membahas strategi keluar dan keberlanjutan jangka panjang dari proyek. Termasuk membahas dan menyepakati penataan kembali kegiatan-kegiatan, termasuk kegiatan-kegiatan baru dan yang direvisi, yang akan diterapkan, dan anggaran yang direvisi untuk masa penerapan yang tersisa," katanya
Basuki Setiabudi, Proyek Manager IPDMIP, menambahkan, lewat MTR, BPPSDMP Kementan juga meninjau kembali dan memperbarui COSTAB dan Analisa Ekonomi dan Keuangan berdasarkan yang diusulkan/penataan kembali yang disepakati.
"Kita juga meninjau kembali dan menilai kecukupan dari susunan kepegawaian tim, sistem-sistem M&E, juga meninjau kembali data yang tersedia, serta memberikan rekomendasi yang nyata untuk meningkatkan dampak proyek, termasuk, jika berkaitan, penilaian revisi dari pengaturan-pengaturan penerapan yang sedang berlaku," katanya.
Selain itu, BPPSDMP juga melakukan peninjauan kembali yang teliti dan penilaian dari usaha memperoleh dan pengelolaan keuangan. (RO/OL-09)
Kementan juga berkolaborasi erat dengan Satgas Pangan untuk mengawal distribusi dan memastikan tidak ada penimbunan jagung oleh oknum-oknum pengepul atau pedagang.
Kementan menegaskan proyeksi ketersediaan beras nasional sebesar 36,98 juta ton berlaku untuk periode Januari-Desember 2025, bukan Januari-September
Penguatan sektor persusuan mendukung program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui
(Kementan) menyampaikan alasan harga pupuk dunia melonjak. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan hal itu terjadi akibat beberapa faktor
Salah satu upaya tertuang dalam acara Pelepasan Ekspor dan Business Matching pada kegiatan PADI 2025 di Agro Center Soropadan, Temanggung, Jawa Tengah.
Pemerintah menetapkan harga ayam ras hidup (livebird) minimum Rp18.000/kg berlaku nasional mulai 19 Juni 2025 untuk melindungi peternak dari kerugian.
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
PEMERINTAH Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), memastikan akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi, terkait kasus tanah demplot pertanian.
Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat secara maraton bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (20/8).
Wamentan Sudaryono mengajak para wisudawan Polbangtan Yoma untuk menjemput impian dengan usaha terbaik dan bangkit membangun sektor pertanian.
Kementerian Pertanian memproyeksikan produksi beras nasional hingga September 2025 surplus sebanyak 4,86 juta ton dari target yang telah ditetapkan.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebut HUT ke-80 RI merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap kemandirian pangan nasional.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved