Selasa 22 Juni 2021, 09:26 WIB

Luncurkan Pos Instan, Produk Kiriman Cepat Persembahan Pos Indonesia

mediaindonesia.com | Ekonomi
Luncurkan Pos Instan, Produk Kiriman Cepat Persembahan Pos Indonesia

Ist/PT Pos Indonesia
PT Pos Indonesia menghadirkan Cak Lontong sebagai Brand Ambassador Pos Instan. 

 

PT Pos Indonesia (Persero) kembali membuat gebrakan baru dengan meluncurkan produk kiriman bergaransi bernama Pos Instan. Inovasi ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan yang ingin berkirim barang secara cepat dan hemat. 

Peluncuran Pos Instan dilakukan secara virtual, melalui seluruh saluran resmi dan media sosial PT Pos Indonesia pada Selasa, (22/6/2021). Launching dilakukan oleh jajaran direksi Pos Indonesia, sekaligus menghadirkan Cak Lontong sebagai Brand Ambassador Pos Instan. 

Pos Instan mengusung tagline "Kirimnya Cepat, Ongkirnya Hemat" memberi garansi pengiriman cepat di dalam kota (city curier). Garansi ini menjadi jaminan bagi konsumen mendapatkan pelayanan maksimal dari Pos Indonesia, dengan jaminan uang kembali. 

Pos Instan juga memberi akses bagi masyarakat mendapatkan harga hemat dibandingkan tarif kiriman sejenis. Bahkan, khusus pada tanggal launching produk ini, Pos Indonesia memberi diskon hingga 22%.

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana mengatakan, inovasi terbaru ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang ingin melakukan kiriman secara cepat dan mudah. Inovasi ini bentuk komitmen Pos Indonesia memberi kemudahan bagi masyarakat Indonesia. 

"Melalui produk ini, kami berharap dapat men-support masyarakat Indonesia lebih mudah melakukan transaksi belanja, pickup dan kirim barang. Sehingga mereka akan semakin nyaman ketika tetap di rumah, namun mesti berkirim barang tanpa khawatir biaya dan proses lama," jelas direktur yang akrab disapa Anna.

Menurut dia, konsumen yang akan menggunakan layanan ini, bisa mengakses menggunakan platform digital QPosinAja, Contact Center Pos Indonesia 1500161, Kantor Pos, dan Agen Pos terdekat. Layanan berlaku selama 24 jam selama tujuh hari selama seminggu.

"Pos Instan berlaku di seluruh Indonesia, dengan fokus kota besar seperti Jakarta raya, Bandung raya, Surabaya raya, dan lainnya. Kami  hadir dengan layanan pickup service yang lebih baik, di mana pengguna dan penerima akan mendapatkan notifikasi proses dan status pickup barang," beber dia.

Sistem pembayaran Pos Instan bisa dilakukan secara cashless atau cash on delivery (COD). Kelebihan produk ini, yaitu volume kiriman barang bisa mencapai 10 kg.

Sebagai komitmen Pos Indonesia agar Pos Instan bisa diakses seluruh masyarakat Indonesia khususnya di perkotaan, BUMN ini menghadirkan Cak Lontong sebagai Brand Ambassadornya. Harapannya, semua segmen masyarakat mulai dari milenial, gen Z, hingga kalangan dewasa bisa mendapatkan informasi atas produk ini. 

"Cak Lontong bisa dibilang sosok yang bisa diterima anak muda, milenial, sampai orang dewasa. Komunikasi Cak Lontong saya kira cukup baik agar pesan yang dibawa bisa diterima semua kalangan dari grassroot hingga pemerintahan," imbuh dia.(RO/OL-09)  
 

Baca Juga

Dok.Risland Indonesia

Apartemen Masih Banjir Peminat, Risland Indonesia Buat Tower Baru di Sky House BSD+

👤Dero Iqbal Mahendra 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 00:21 WIB
“Melihat tingginya permintaan pasar terhadap hunian apartemen, kami memutuskan untuk mulai membuka pemasaran Tower Kensington ini...
Dok. WOM Finance

Investasi Logam Mulia Masih Diminati, WOM Finance Luncurkan MasKU

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Selasa 03 Agustus 2021, 23:48 WIB
Hadirnya produk MasKu diharapkan dapat menjadi solusi dalam memudahkan masyarakat untuk memiliki logam mulia yang...
MI/Ramdani

PLN Sebut EBT Mencapai 13 Persen Per Juni 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 03 Agustus 2021, 23:15 WIB
PLN akan terus berupaya memenuhi target bauran tersebut melalui pengembangan beberapa jenis pembangkit energi bersih, di antaranya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya