Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia menyatakan ketahanan sistem keuangan dalam kondisi tetap terjaga. Sekalipun fungsi intermediasi perbankan masih perlu didorong.
Diketahui, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada April 2021 tetap tinggi, yakni 24,21%. Lalu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap terjaga, yakni 3,22% (bruto) dan 1,06% (neto).
"Di tengah kondisi likuiditas yang tetap longgar, intermediasi perbankan menunjukkan perbaikan. Meski masih kontraksi sebesar -1,28% (yoy) pada Mei 2021," ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyok dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/6).
Baca juga: BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,5%
Perbaikan ini didorong kenaikan permintaan kredit, seiring berlanjutnya pemulihan aktivitas korporasi. Kondisi itu tecermin dari meningkatnya penjualan, pajak yang dibayarkan dan kemampuan bayar korporasi.
Menyoroti sektor rumah tangga, permintaan kredit di sektor properti juga membaik. Hal itu tecermin dari pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang tumbuh 6,61% (yoy). Sejalan dengan implementasi pelonggaran LTV dan insentif pajak oleh pemerintah. Pemulihan kredit juga terjadi di sektor UMKM, terutama di sektor perdagangan.
Baca juga: Ekonomi Digital Bisa Diandalkan untuk Dongkrak Pertumbuhan
Untuk mendorong momentum pemulihan fungsi intermediasi perbankan, berbagai langkah penguatan terus dilakukan melalui sinergi antarotoritas, perbankan dan dunia usaha. Tujuannya, menjaga optimisme dan mengatasi persoalan sisi permintaan, berikut sisi penawaran kredit dari perbankan kepada dunia usaha.
"Dalam kaitan ini, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan transparansi SBDK perbankan. Serta, berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk meningkatkan kredit/pembiayaan kepada dunia usaha pada sektor prioritas," tukas Perry.(OL-11)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
SUVEI Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada Februari 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap kuat di tengah isu naiknya harga minyak dunia.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
Bank Indonesia peringatkan risiko tukar uang di jalanan. Melalui program SERAMBI 2026, BI siapkan Rp185,6 triliun uang layak edar. Simak cara tukar resmi via aplikasi PINTAR
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved