Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM senior Core Indonesia Hendri Saparini menilai reformasi perpajakan seharusnya dilakukan sejak lama oleh pemerintah. Hanya, agenda reformasi perpajakan tidak pernah berbuah manis.
Menurutnya, reformasi perpajakan harus dilakukan secara menyeluruh. "Reformasi itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Dananya besar, perubahan teknologi, tapi tidak menghasilkan perbaikan dan penerimaan yang jauh lebih baik," ujar Hendri dalam suatu diskusi, Rabu (16/6).
Lebih lanjut, Hendri menyebut reformasi sistem perpajakan merupakan keniscayaan. Sebab, penghimpunan pajak dan pemanfaatan pajak masih menjadi masalah yang menghantui otoritas pajak.
Baca juga: Penaikan Target Pajak Dimaklumi, Asal tak Bebankan Rakyat
Reformasi sistem perpajakan pun harus mengoptimalkan potensi perpajakan di Indonesia. Apabila potensi berhasil dioptimalkan, pembiayaan untuk pembangunan di Tanah Air harus selalu mengandalkan utang. Terlebih, pemanfaatan utang dinilai belum optimal.
"Kita punya beban pembangunan jangka panjang, di mana sumbernya lebih kepada pinjaman. Pemanfaatannya kurang efektif. SILPA tahun lalu saja Rp217 triliun. Kemudian, penerimaan domestik cenderung turun," pungkas Hendri.
Baca juga: Menkeu Pastikan Sembako di Pasar Tidak Dikenakan Pajak
Senada, ekonom senior Indef Enny Sri Hartarti menekankan bahwa reformasi sistem perpajakan harus dilakukan pemerintah. Namun, dia berpesan agar pemerintah tidak melakukan blunder.
"Reformasi KUP itu perlu, karena banyak permasalahannya. Tapi pemerintah jangan sampai blunder. Memasukkan hal teknis dalam UU, karena hal teknis itu diskresi pemerintah. Bisa dilakukan pemerintah kapan pun, kalau memang dirasa diperlukan," jelas Enny.
Anggota Komisi XI DPR Fauzi Amro mengatakan revisi UU KUP telah masuk ke DPR melalui Surat Presiden. Secara keseluruhan, DPR tidak menolak rencana revisi UU KUP untuk mereformasi sistem perpajakan. Hanya, mayoritas anggota DPR menolak beberapa poin, seperti pengenaan pajak terhadap sembako dan jasa pendidikan.(OL-11)
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Hasil kesepakatan yang mempertahankan posisi Polri di bawah Presiden harus didukung penuh oleh seluruh elemen bangsa.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi mengaburkan prinsip supremasi sipil, karena Polri berpotensi menjadi subordinat kepentingan politik sektoral.
KUHAP baru membawa mekanisme kontrol yang lebih ketat.
Seluruh masukan dari elemen masyarakat akan diakomodasi dalam bentuk rekomendasi resmi Komisi III untuk mempercepat pembenahan di tubuh Korps Bhayangkara.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved