Selasa 15 Juni 2021, 06:55 WIB

Minyak Stabil Setelah Capai Harga Tertinggi Dalam Dua Tahun

Muhamad Fauzi | Ekonomi
Minyak Stabil Setelah Capai Harga Tertinggi Dalam Dua Tahun

Antara
Ilustrasi

 

HARGA minyak relatif stabil pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (15/6), setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua tahun. Hal itu disebabkan pertumbuhan produksi minyak mentah AS dan penundaan pembukaan kembali COVID-19 Inggris mengurangi ekspektasi untuk pertumbuhan permintaan bahan bakar dan pasokan yang lebih ketat.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus terangkat 17 sen menjadi ditutup di 72,86 dolar AS per barel. Di awal sesi, harga Brent mencapai 73,64 dolar AS per barel, tertinggi sejak April 2019.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juli menyusut tiga sen menjadi menetap di 70,88 dolar AS per barel, setelah sebelumnya menyentuh 71,78 dolar AS per barel, tertinggi sejak Oktober 2018.

Pasar bereaksi negatif terhadap perkiraan Badan Informasi Energi AS (EIA) bahwa produksi minyak serpih, yang menyumbang lebih dari dua pertiga produksi AS, diperkirakan akan naik sekitar 38.000 barel per hari (bph) pada Juli menjadi sekitar 7,8 juta barel per hari.

"Kami memulai dengan kuat di tengah ekspektasi bahwa situasi permintaan sedang membangun momentum karena tingginya vaksinasi COVID," kata Analis Senior Price Futures Group, Phil Flynn, di Chicago. “Kemudian laporan EIA menyebabkan hilangnya kepercayaan.”

Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan pada Jumat (11/6/2021) bahwa pihaknya memperkirakan permintaan global akan kembali ke tingkat pra-pandemi pada akhir tahun 2022, lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.

IEA mendesak Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, untuk meningkatkan produksi guna memenuhi permintaan.

OPEC+ telah menahan produksi untuk mendukung harga setelah pandemi menghapus permintaan pada 2020, mempertahankan kepatuhan yang kuat dengan target yang disepakati pada Mei.

Lalu lintas kendaraan bermotor kembali ke tingkat pra-pandemi di Amerika Utara dan sebagian besar Eropa, dan lebih banyak pesawat mengudara saat penguncian anti-Virus Corona dan pembatasan lainnya dilonggarkan.

Namun, Inggris pada Senin (14/6/2021) malam menunda rencana untuk mencabut sebagian besar pembatasan COVID-19 yang tersisa selama sebulan, karena penyebaran cepat varian Delta yang lebih menular.

Musim pemeliharaan berat di Kanada dan Laut Utara juga telah membantu harga, kata analis Rystad Energy Louise Dickson. Perusahaan memperkirakan sekitar 330.000 barel per hari pasokan minyak dan kondensat sedang offline di proyek-proyek ladang minyak Kanada, bersama dengan 370.000 barel per hari lainnya offline di Laut Utara. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Harga Emas Turun Di tengah kekawatiran Kebijakan Fed

 

Baca Juga

dok kemenhub

Airlangga Serahkan Bantuan untuk Pengemudi Transportasi Umum di Bogor

👤Dede Susianti 🕔Minggu 25 Juli 2021, 18:16 WIB
 Pengemudi ojol adalah pahlawan kita. Mereka yang membawa kebutuhan masyarakat dari warung, dari restoran ke rumah-rumah masyarakat...
Ist

Menhub Bagikan Sembako untuk Pengemudi Transportasi Umum di Bogor

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Juli 2021, 17:29 WIB
Kemenhub memberikan bantuan sembako sebanyak 500 paket  kepada pengemudi ojek online lintas aplikator, pengemudi angkot dan bus...
DOK KEMENTAN

Para Petani Sumringah Disapa Mentan SYL Saat Istirahat di Pinggir Sawah

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Juli 2021, 10:42 WIB
Sejumlah petani mengaku tidak menyangka akan dihampiri Menteri Pertanian, saat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pegasus Spyware, Senjata Pembungkam Wartawan

 Konsorsium media internasional bersama Amnesty International melaporkan lebih dari 50 ribu nomor telepon menjadi target spyware Pegasus.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya