Sabtu 05 Juni 2021, 10:43 WIB

Kementan Ajak BPP Pandak-Bantul Kembangkan Bawang Merah dan Domba

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kementan Ajak BPP Pandak-Bantul Kembangkan Bawang Merah dan Domba

Ist/Kementan
Kepala BPPSDMP, Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, berdialog dengan petani bawang di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

PERMINTAAN Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih agar produksi bawang merah dan domba bisa ditingkatkan, langsung direspons Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi.

Saat mengunjungi BPP Pandak, Bantul, Jumat (4/6/2021), Dedi mengajak penyuluh untuk mendukung program tersebut.

Secara terpisah Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi terkait hal ini. "JIka produksi bawang merah dan domba bisa ditingkatkan, maka kebutuhan masyarakat dipenuhi. Dan ini sangat sangat baik untuk mendukung ketahanan pangan," tuturnya.
 
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, mengajak penyuluh dan petani untuk mendukung program Bupati Bantul.

"Seperti yang disampaikan Bupati, untuk bawang merah dan domba ittu harus menjadi perhatian kita. Target Pak Bupati bawang merah itu ekspor, karena dia mempunyai keunggulan komparatif,yang jauh lebih tinggi di bandingkan dengan Brebes," katanya.

Menurutnya, bawang merah Brebes memiliki kualitas bagus. Namun, bawang merah Bantul jauh lebih bagus.

"Itu yang harus kita genjot kita manfaatkan, produktivitasnya kita tingkatkan lagi. Luas tanam kalo menurut saya harus mencapai 5000 hektar, baru nanti kita bicara ekspor. Produktivitas kita tingkatkan, dari  13 jadi 17 ton per hektare. Kalau tanamnya ada 5.000 hektaer, tinggal di kalikan saja. Kalau sekarang harga bawang merah di tingkat petani Rp 20 ribu, jangan lupa kalau ekspor itu dolar," tuturnya.

Oleh karena itu, sambung Dedi, dengan kualitas dan produktivitas lumayan, luas tanah kita tingkatkan, maka uang dari bawang merah ini akan berputar di kabupaten Bantul 

"Skemanya, kita bangun BPP melalui Kostratani, lengkapi dengan  IT. Tadi penyuluh juga masih kurang laptop, tapi itu jangka panjang. Untuk sekarang manfaatkan yang ada semaksimal mungkin," ujarnya.

Dedi Nursyamsi mengaku sangat puas dengan respon para petani dan penyuluh di Bantul.

"Karena saya lihat dengan berbagai kekurangan,tapi yang paling penting adalah semangat,semangat itu ada di dalam hati semua penyuluh yang ada di sini,ada di jajaran di dinas pertanian di Kabupaten Bantul," ujarnya. 

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan Kabupaten Bantul, Yus Suwarno, sangat mengapresiasi kunjungan ini.

"Mudah-mudahan kami bisa melaksanakan program-program tersebut dan mendapat support dari pusat. Mudah-mudahan program program Bapak Bupati bisa terlaksana," katanya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara/Reno Esnir

DPR Minta PLN Kaji Ulang Rencana Kenaikan Tarif Listrik 

👤Insi Nantika jelita 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:49 WIB
Menurutnya, rencana kenaikan tarif listrik akan memberatkan bagi konsumen yang sampai sekarang ekonominya masih terdampak pandemi...
DOK KEMENTAN

ODICOFF Turki Gaet Puluhan Buyer Lakukan Kontrak Kerja Sama Perdagangan, Capai Rp115 Miliar Lebih

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:28 WIB
Komoditas yang menjadi bagian kerja sama ini di antaranya kopi, beras premium, rempah, pupuk organik, black...
dok Bappenas

Peta Jalan Ekonomi Kerthy Bali, Langkah Awal Transformasi Ekonomi Indonesia

👤Adiyanto 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:08 WIB
Peluncuran Peta Jalan dan Master Plan ini merupakan bentuk penerjemahan arahan Presiden Jokowi kepada Kementerian PPN/Bappenas untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya