Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menumbuhkan jutaan wirausaha muda pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) akan kembali menggelar The 2nd Millenial Indonesian Agropreneur (MIA) Expo di Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta, pada 12-13 Juni 2021.
Ini merupakan perhelatan kedua setelah sukses di tahun 2019. Mengusung tema 'Millenial Agropreneur, Penghela Agroeduwisata dan Ekonomi Kreatif'.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubowo X, mendukung kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sebagai upaya Kementan dalam mencetak generasi milenial menjadi entrepreneur di bidang pertanian. Dukungan Sri Sultan ini disampaikan saat bertemu Kepala BPPSDMP Kementan, Kamis (3/6/2021).
"Acara ini bagus dan harus didukung karena akan menumbuhkan petani milenial. Dan Kita saat ini membutuhkan banyak petani milenial," tutur Sri Sultan, kepada Dedi Nursyamsi.
Ditambahkannya, petani juga harus mampu terjun dan memahami industri serta bisnis pertanian.
"Jadi, petani tidak hanya menjual hasil panen. Tetap harus bisa mengemas dengan packaging yang menarik untuk menaikkan nilai jual produk. Lewat kegiatan ini, kita harapkan pengetahuan petani terus bertambah," katanya.
Hal ini sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang mengatakan bahwa Kementan akan berusaha agar milenial yang terlibat di pertanian lebih banyak lagi.
"Masa depan pertanian Tanah Air berada di tangan generasi milenial. Untuk itu, kita akan dorong agar lebih banyak milenial yang terjun ke pertanian," katanya.
Saat audiensi di hadapan Gubernur DIY, Kepala BPPSDMP, Kementan Dedi Nursyamsi menjelaskan MIA Expo merupakan salah satu agenda dan program yang diusung Kementan untuk melahirkan pengusaha petani millenial.

"Program ini beriringan dengan program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP), Pendidikan Vokasi, Kostratani, dan Program YESS,” terang Dedi.
Dijelaskannya, The 2'nd MIA Expo ini diselenggarakan untuk mewadahi para wirausahawan muda pertanian dapat mempromosikan produk-produk mereka kepada masyarakat.
"Expo dikemas untuk menarik pengunjung secara umum dan generasi millenial yang ingin mengenal lebih dalam mengenai pertanian,” tambah Dedi.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Polikteknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma), Bambang Sudarmanto, mengungkapkan sangat antusias dan mendukung kegiatan The 2'nd MIA Expo 2021.
“Mahasiswa Polbangtan YoMa akan kami imbau untuk dapat berpartisipasi langsung dalam kegiatan tersebut. Kami mengajak para wirausahawan muda PWMP Polbangtan YoMa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang memperluas jaringan usaha," katanya.
Berbagai produk unggulan PWMP akan kami pamerkan, kreativitas mahasiswa sebagai generasi milenial pun akan kami tunjukan sebagi pengisi acara expo ini.
Bambang pun menjelaskan adanya penyesuaian acara dengan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi dengan memperhatikan protokol kesehatan dan adanya virtual expo. "Jadi bagi generasi milenial yang tidak dapat hadir langsung ke DIY dapat mengikutinya secara online melalui http://www.mia2021.com," jelasnya. (RO/OL-09)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Dengan integrasi ini, para pelaku bisnis tidak hanya mendapatkan akses pasar, tetapi juga ruang untuk pertukaran pengetahuan dan kolaborasi lintas sektor yang lebih efisien.
Melalui pameran seni bertajuk Prosperous Horse Year, publik diajak merayakan pergantian tahun melalui deretan karya patung dan lukisan yang sarat akan makna optimisme.
Pasar barang mewah sekunder di Indonesia menunjukkan dinamika yang kuat.
Sejak pekan pertama Desember 2025, pameran ini telah menyambangi tiga titik pusat keramaian di Jakarta, yakni Masjid Istiqlal, Stasiun Tanah Abang Baru, dan berakhir di Ragunan.
Tahun 2025 menjadi tahun gemilang bagi reputasi akademik ITB.
MUSEUM Macan mempersembahkan Uma, karya terbaru untuk Ruang Seni Anak, yang dikembangkan oleh Ibu Arsitek, sebuah kolektif arsitek perempuan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved