Kamis 03 Juni 2021, 15:03 WIB

Empat Strategi Indonesia untuk Kuasai Pasar Halal Dunia

Indriyani Astuti | Ekonomi
Empat Strategi Indonesia untuk Kuasai Pasar Halal Dunia

MI/Dwi Apriani.
Sertifikasi produk halal.

 

STATE Global Islamic Economic Report 2020-2021 melaporkan tingkat konsumsi masyarakat muslim dunia mencapai US$2,02 triliun di sektor makanan, farmasi, kosmetik, mode, perjalanan, dan media/rekreasi halal. Sebagai contoh, pengeluaran untuk modest fashion mencapai US$277 miliar atau meningkat 4,2% dari tahun sebelumnya dan diperkirakan mencapai US$311 miliar pada 2024.

Oleh sebab itu, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar dunia, Indonesia memiliki potensi besar untuk dapat menguasai pasar halal dunia. "Indonesia memiliki potensi pasar besar bagi produk muslim. Kita tentu sangat ingin Indonesia juga menjadi produsen dan eksportir produk halal terbesar di dunia," tegas Wakil Presiden Wapres Ma'ruf Amin saat membuka acara Indonesia Industrial Moslem Exhibition (II-Motion) 2021 melalui konferensi video di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Kamis (3/6).

Sejauh ini, ungkap Wapres, menilik data OIC Economic Outlook 2020, di antara negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Indonesia masih menjadi eksportir terbesar kelima dengan proporsi 9,3% di bawah Arab Saudi (14,5%), Malaysia (13,3%), Uni Emirat Arab (12,3%), dan Turki (10,1%). Indonesia juga merupakan importir terbesar keempat dengan proporsi 8,4% di bawah Uni Emirat Arab (12,2%), Turki (12,1%), dan Malaysia (11,8%).

Untuk itu, Wapres berharap potensi Indonesia sebagai pasar produk muslim harus dibarengi dengan peningkatan kinerja ekspor Indonesia ke luar negeri, khususnya negara-negara OKI. "Indonesia harus lebih gigih berusaha menguasai pasar halal dunia khususnya negara-negara OKI," pintanya.

Untuk mewujudkannya, Wapres memaparkan sedikitnya ada empat langkah strategis yang dapat dilakukan. Pertama, kembangkan riset halal dan meningkatkan substitusi impor.  "Yang kedua, bangun kawasan-kawasan halal yang terintegrasi dengan fasilitas logistik halal. Ketiga, bangun sistem informasi halal termasuk mempercepat proses penyelesaian sertifikat halal," sebutnya.

Keempat, tingkatkan kontribusi produsen-produsen produk halal, baik skala mikro, menengah, maupun besar untuk ekspor produk halal ke seluruh dunia (global halal value chain). "Melihat berbagai potensi yang kita miliki, ditambah dukungan pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal, saya optimistis Indonesia mampu menjadi produsen produk halal terbesar di dunia dalam waktu mendatang," pungkas Wapres.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melaporkan bahwa II-Motion 2021 merupakan kegiatan yang diharapkan dapat meningkatkan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia. "Alhamdulillah, berdasarkan rilis terbaru, PMI manufaktur Indonesia pada Mei 2021 tercatat di posisi 55,3, naik dari 54,6 pada April sebelumnya. Hal ini merupakan catatan rekor tertinggi dalam sejarah Indonesia," paparnya.

 

Di samping itu, Agus juga berharap II-Motion 2021 yang bertajuk Indonesian Halal Industry Today dan diikuti 138 peserta dari kelompok komoditas makanan dan minuman, mode/fashion, kosmetik, perhiasan, dan perlengkapan rumah tangga dapat menjadi jalan untuk mewujudkan Indonesia sebagai produsen produk halal terbesar di dunia. "Melalui acara II-Motion 2021 diharapkan dapat membuka dan memperluas jangkauan pemasaran produk muslim Indonesia, mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah produk muslim, memperkuat citra Indonesia sebagai pemain penting dalam industri halal dunia, serta mendukung upaya Indonesia untuk menjadi produsen produk halal terbesar di dunia," harapnya. (OL-14)

Baca Juga

Ist/PT KAI

Cara KAI Bertahan dan Berkontribusi di Masa Pandemi 

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 September 2021, 18:54 WIB
PT KAI tidak melakukan sama sekali pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada semua pegawai dan membayarkan gaji sesuai dengan hak kepada...
Foto: Diskominfo Garut

Kabupaten Garut Mampu Suplai Produksi Jagung 500 Ribu Ton Setahun

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 September 2021, 17:01 WIB
Endang Junaidi dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut menjelaskan bahwa wilayahnya setiap tahun dapat menyuplai produksi jagung ke Jawa barat...
ANTARA FOTO/Agvi Firdaus

Pulau Jawa Panen Raya Jagung, Pakan Ternak Melimpah Ruah

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 September 2021, 16:51 WIB
Panen raya ini merupakan rangkaian produksi petani yang telah melakukan cocok tanam selama kurang lebih 4 bulan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya