Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (5/5), mengalami penguatan di tengah pelemahan mayoritas bursa saham global.
Pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka menguat 0,18% atau 10,74 poin ke level 5.974,56. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,33% atau 2,93 poin ke posisi 891,85.
"IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini yang ditopang oleh katalis yang variatif baik dari faktor eksternal maupun internal bagi pasar BEI," ungkap Riset Valbury Sekuritas dilansir dari laman resmi.
Baca juga: IHSG Sesi I Melemah 49 Poin
Dari dalam negeri, sentimen yang akan memengaruhi ialah pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2021, yang diperkirakan naik menjadi minus 0.84% dari minus 2.19% pada kuartal IV-2021.
Sementara itu, nilai tukar Rupiah juga diperkirakan akan menguat pada hari ini.
"Dari luar negeri, faktor yang memengaruhi ialah Uni Eropa berencana akan membuka kembali sektor pariwisata bagi wisatawan asing yang telah divaksinasi," tuturnya.
Sentimen lainnya ialah Kekhawatiran pelaku pasar di AS tentang kenaikan suku bunga dan ketidakpastian atas laporan pekerjaan yang akan datang.(OL-5)
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, dibuka melemah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak melemah terbatas pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026).
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/3) di tengah sikap pelaku pasar yang masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved