Jumat 16 April 2021, 18:35 WIB

Kemenkeu: Enam Bidang Tanah di TMII Bernilai Rp20,5 Triliun

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Kemenkeu: Enam Bidang Tanah di TMII Bernilai Rp20,5 Triliun

MI/Andri Widiyanto
Petugas menyelesaikan pemasangan baliho pemberitahuan di kawasan TMII, Jakarta.

 

DIREKTORAT Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat nilai aset Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mencapai Rp20,5 triliun. Nilai aset itu berasal dari enam bidang tanah di kawasan TMII.

Hal itu diungkapkan Direktur Barang Milik Negara DJKN Kemenkeu Encep Sudarwan dalam diskusi virtual, Jumat (16/4). Dia menyebut nilai aset belum mencakup keseluruhan bangunan yang ada di TMII.

"Ada bangunan yang masih perlu diintervarisir. Ada 10 K/L yang memiliki aset di sana, seperti museum infromasi. Lalu, ada 31 anjungan yang dimiliki pemda, ada 12 mitra dan 18 badan pengelola TMII. Ini sekarang sedang dicek detailnya. Kemarin hanya BMN, kan di sana ada BMN dan nonBMN atau nonBMD," jelas Encep.

Baca juga: Keluarga Cendana tidak Pernah Setor Pendapatan TMII ke Negara

Untuk memastikan validitas data dan nilai aset di TMII, pemerintah kemudian membentuk tim transisi. Adapun tim transisi beranggotakan Kemensesneg, Polda Metro Jaya, BPKP dan DJKN.

"Kami akan mengecek ada barang apa saja. Lalu bagaimana kerja sama dengan swasta, berapa lama, pegawai, bagi hasilnya seperti apa. Nanti akan diaudit semua," imbuh Encep.

Baca juga: Sandiaga Siap Bentuk Tim Pengelola Kawasan TMII

Tim transisi memiliki waktu selama tiga bulan untuk menyelesaikan tugasnya. Setelah itu, baru dilalukan serah terima aset TMII dari Yayasan Harapan Kita (YHK) kepada Kemensesneg.

Sedari dulu, lanjut dia, TMII merupakan aset negara. Namun pada 1977, pengelolaan dan pemanfaatan TMII diberikan kepada YHK. Sejak 1977, tidak ada setoran yang masuk ke kas negara, selain dari pajak.

Padahal, TMII sebagai BMN harusnya turut berkontribusi pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), seperti BMN lain. Demi optimalisasi BMN, diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 yang memandatkan pengembalian pengelolaan TMII kepada Kemensesneg.(OL-11)


 

 

 

 

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

Antara

Saham SRIL dan Tridomain masih Dibekukan sampai Masalah Gagal Bayar Selesai

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 20 Juni 2021, 15:31 WIB
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara seluruh efek SRIL dan TDPM, masing-masing sejak 18 Mei 2021 dan 27 April...
Antara

BSI Pimpin Pembiayaan Sindikasi Syariah Senilai Rp1,8 Triliun

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 20 Juni 2021, 15:19 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berpartisipasi dalam Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Jalan Tol Serang-Panimbang...
ist/Kementan

25 Tahun Jejaki Dunia Birokrasi, Ini Pesan Mentan Syahrul untuk Para Bupati

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 20 Juni 2021, 13:39 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menceritakan pengalaman pribadinya selama menjejaki dunia birokrasi lebih dari 25...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya