Senin 12 April 2021, 15:00 WIB

IPPAT Harus Jadi Ujung Tombak Administrasi Pertanahan di Tanah Air

mediaindonesia.com | Ekonomi
IPPAT Harus Jadi Ujung Tombak Administrasi Pertanahan di Tanah Air

Ist
Pelantikan kepengurusan IPPAT dilaksanakan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/4).

 

SETELAH melalui pasang surut perjalanan organisasi, melalui Kongres Luar Biasa (KLB) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, 20 Maret 2021 lalu, maka terpilihlah Dr. Hapendi Harahap, SH., MH., sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IPPAT periode 2021 – 2026.

Pasca- KLB di Lombok, Hapendi Harahap sebagai formatur tunggal telah membentuk kepengurusan IPPAT periode 2021–2026. Pelantikan kepengurusan IPPAT dilaksanakan di Puri Ratna Ballrom, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/4).

Dalam acara pelantikan IPPAT periode 2021–2026 dilakukan baik secara offline (luring) dan online (daring), turut hadir Akhmad Muqowam yang pernah menjabat Wakil Ketua DPD RI periode 2014-2019.

Dalam sambutannya, Akhmad Muqowam menyampaikan, IPPAT dapat terus berkonsolidasi dan melakukan pembenahan dalam rangka penguatan organisasi, baik ke luar maupun ke dalam.

Kepada para PPAT, Muqowam berpesan, sebagai pejabat publik mampu benar-benar bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi etika profesi, sehingga tugas dan pekerjaan mulianya dapat berjalan dengan baik.

“PPAT punya peran penting, terlebih dalam hal pertanahan. Ibaratnya, PPAT adalah ujung tombak dalam konteks administrasi pertanahan. Untuk itu, unsur kehatian-hatian sangat diperlukan,” pesan Muqowam.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IPPAT periode 2021 – 2026 Hapendi Harahap meminta para pengurus yang baru dilantik bisa langsung bekerja untuk kemajuan organisasi.

“Ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan ke depan. Misal, bagaimana kita menggolkan UU PPAT sebagai payung hukum bagi para PPAT di Indonesia.  Dengan adanya UU tersebut, maka PPAT akan lebih terlindungi dan aman dalam menjalankan profesinya,” kata Hapendi.

Untuk itu, lanjut Hapendi, para pengurus bisa kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas dalam menjalankan roda organisasi.

“Sudah menjadi rahasia umum banyak PPAT tersangkut kasus hukum. Untuk itu, penguatan advokasi akan kita lakukan. Demikian juga kita harus membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak, misal dengan Kantor-Kantor BPN, Polri, dan instansi pemerintah/lembaga lainnya. Termasuk dengan perguruan-perguruan tinggi di Indonesia,” jelasnya.

Di sisi lain, sambung Otty Hari Chandra Ubayani Sekretaris Umum PP IPPAT periode 2021-2026, para pengurus diharapkan terus menjaga soliditas dan keguyuban.

“Ada banyak hal yang harus dikerjakan melalui perkumpulan IPPAT yang muaranya adalah bagaimana PPAT bisa menjalankan profesinya dengan aman. Untuk itu, dibutuhkan peran serta dan keikhlasan semua pihak. Apa yang kita lakukan melalui IPPAT adalah dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” ujar Otty.

Saat ini, timpal Hapendi, ‘Kabinet’ IPPAT yang terbentuk harus siap langsung bekerja dan memberikan pengabdian dan pelayanan terbaik bagi para anggota di seluruh Indonesia.

 “KLB merupakan pintu masuk untuk membawa IPPAT lebih baik lagi kedepannya,” tukas Hapendi.

Baik Hapendi maupun Otty mengajak seluruh PPAT di Indonesia untuk bahu-membahu dan saling mendukung demi menciptakan PPAT yang bermartabat.

 “Riak-riak kecil itu hal biasa dalam sebuah organisasi. Namun, itu jangan lantas menyurutkan niat kita untuk berbuat terbaik bagi organisasi tercinta ini,” pungkas Hapendi dan Otty bersepakat.  (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Gandeng Universitas, Kemenkop UKM Cetak Wirausaha Buka Lapangan Kerja

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 19 Januari 2022, 11:19 WIB
Teten Masduki mengatakan bahwa saat ini Indonesia perlu menyiapkan wirausahawan muda yang memiliki pendidikan tinggi dan berasal dari...
MI/Adi Kristiadi

Satu Harga, Stok Minyak Goreng di Makassar Aman Hingga Tiga Bulan

👤Lina Herlina 🕔Rabu 19 Januari 2022, 10:57 WIB
Rabu (19/1), mulai pukul 00.01, pemerintah mengeluarkan kebijakan minyak goreng satu harga, yaitu Rp14 ribu per liter untuk menstabilkan...
Ist

Kebutuhan Pembiayaan Korporasi pada Desember 2021 Meningkat 

👤Fetry Wuryasti 🕔Rabu 19 Januari 2022, 10:26 WIB
Hal tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi Desember 2021 sebesar 17,4% lebih tinggi dari SBT 14,8% pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya