Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 berkepanjangan yang melanda banyak negara di dunia, termasuk Indonesia memang telah meruntuhkan berbagai sektor kehidupan. Banyak perusahaan yang merugi atau terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja agar bisa bertahan.
Memang tidak semua sektor usaha merugi. Namun beberapa harus melakukan inovasi agar bisa bertahan. Seperti yang dilakukan PT DTI (Digital Technology Advertising Indonesia). Berdasarkan data per Maret 2021, sepanjang 2020 mereka berhasil menunjukan kinerja keuangan sehat.
Baca juga: Menakar Kemanjuran Bintang Iklan Vaksin
Salah satu strategi mereka adalah mengarahkan strategi pemasaran para klien untuk mengalokasikan dana pemasaran dari media perantara tradisional ke media perantara digital. Semua prestasi ini dituai oleh PT DTI yang memiliki satu entitas yang sama dengan Oppo Ads.
PT DTI merupakan perusahaan penyedia pemasaran berbasis OEM (Original Equipment Manufacturer atau produsen peralatan asli) terbesar di Indonesia yang secara khusus beroperasi memasarkan media inventaris Oppo Smartphone.
Menurut VP Sales & Marketing PT DTI, Sherly Luo kesuksesan mencapai 220% sepanjang 2020 merupakan manifestasi pemahaman akan perilaku Oppo smartphone user.
“Dengan Oppo sebagai salah satu ponsel pintar terpopuler dan terfavorit di Indonesia, kami senantiasa menerapkan contoh praktek sukses dari pasar Tiongkok ke peta digital nasional di Indonesia. Hal tersebut disertai dengan integrasi menyeluruh dalam objektif bisnis yang diselaraskan dengan kondisi pasar dan kebutuhan pengiklan. Selain itu, tersedianya paket strategi kampanye digital yang fleksibel namun tetap memenuhi target pemasaran dari klien kami pun menjadi kunci pokok kesuksesan kinerja bisnis kami sepanjang 2020,” bebernya.
Komitmen untuk terus memberikan layanan unggul mendorong Oppo Ads mencetak prestasi unggul sepanjang 2020. Selama masa pandemi, mayoritas warga Indonesia menjalankan WFH. Sebagian besar aktivitas pun bermuara pada kegiatan daring. Oppo Ads mencatat bahwa DAU (Daily Active User) ponsel pintar meningkat antara 32% hingga 40%. Selain itu, durasi pemakaian ponsel (screen time) juga meningkat sekitar 20%.
“Fokus utama kami dalam menjalani 2020 adalah dengan mengubah trajektori bisnis dan mencoba untuk melihat tantangan sebagai kesempatan dan peluang dalam menjalankan bisnis. Salah satu kunci pokok adalah pemahaman tingkah laku pengguna dan penyesuaian skala prioritas perusahaan guna berbaur dalam situasi tersebut. Hal ini menjadikan OPPO Ads mampu bertahan, bahkan berkembang lebih cepat di tahun 2020,” tambah Sherly.
Menurut Sherly, dalam menyesuaikan era baru di masa pandemi saat ini, Oppo Ads enghadirkan strategi fleksibel yang terpapar dalam tiga pilar utama, yaitu right direction, right campaign product, dan right campaign packages.
“Ponsel pintar Oppo dinobatkan sebagai ponsel nomor satu di pasar Indonesia pada Q3 2020. Angka itu membuktikan bahwa kompetisi itu akan selalu ada dan pencapaian serta target akan selalu berubah. Tantangan dan kesulitan akan terus ada dan kami selaku pelaku usaha digital akan selalu siap dalam melayani serta menyediakan solusi serta strategi yang tepat sasaran dalam memenuhi kebutuhan mitra. Kami yakin tantangan pandemi dan kompetisi ini tidak akan menghalangi perkembangan kami, justru akan membantu kami maju,” cetus Sherly. (RO/A-1)
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
INDUSTRI kripto di Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menunjukkan tren peningkatan pengaduan serta lonjakan kerugian finansial konsumen dari tahun ke tahun.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved