Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Syailendra mengungkapkan, ketersediaan stok dan harga bahan pangan pokok akan aman di masa Ramadan dan lebaran. Namun komoditas gula di beberapa wilayah mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi.
Oleh karena itu pihaknya mendorong distributor gula segera memasok komoditas tersebut ke pedagang. "Gula kami cek produsen dan distributornya siapa, wilayahnya sampai mana saja. Begitu gula daerah tersebut mengalami kenaikan, kami akan meminta mereka bergerak. Kami sudah bagi itu," tuturnya kepada Media Indonesia.
"Sekarang prosesnya tinggal saya memantau itu terus. Jadi kalau tidak bergerak turun, harus kami intervensi lagi. Saya rencana panggil saja terus produsen dan distributornya," sambungnya.
Naiknya harga gula di beberapa wilayah, kata Syailendra, terjadi karena panjangnya rantai distribusi komoditas tersebut. Namun dia menegaskan, harga komoditas itu tetap harus mengacu pada batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, yakni Rp12.500 per kilo gram.
"Dia mau potong rantai distribusi, atau mengurangi margin di setiap lini distribusi, terserah. Pokoknya harus. Karena barang sudah tersedia cukup. Kami juga sudah koordinasi dengan teman-teman di seluruh provinsi," tegasnya.
Syailendra menambahkan, kebutuhan bahan pangan pokok umumnya meningkat pada Ramadan dan lebaran. Selain gula, komoditas lain seperti cabai juga diprediksi akan meningkat permintaannya. Hal itu kerap diikuti dengan kenaikan harga.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, kenaikan harga cabai diprediksi akan terjadi pada akhir Maret. Syailendra bilang, pihaknya akan mengecek informasi tersebut ke sentra-sentra produksi cabai.
Baca juga : Naiknya PMI Manufaktur Modal Akselerasi Pemulihan Ekonomi
"Sebenarnya pada beberapa sentra juga sudah ada kecenderungan turun harga cabai. Harga cabai di tingkat petani terkadang memang ada yang berkisar di angka Rp80 ribu sampai Rp90 ribu per kg. Angka ini sudah turun dibanding minggu lalu sekitar hampir 11%. Harga cabai ini kami harapkan bisa turun mudah-mudahan sampai Rp50 ribu sampai Rp60 ribu per kg di saat Ramadan nanti," jelasnya.
Lebih lanjut, Syailendra mengatakan, komoditas yang memiliki HET sejauh ini hanya gula. Komoditas seperti cabai dan daging selalu mengacu pada preferensi masyarakat. Daging misalnya, sejatinya ketersediaan daging cukup banyak dan mencukupi.
"Tetapi kami tidak bisa menafikan saat Ramadan dan lebaran, rata-rata permintaan daging segar yang akan naik. Daging kalau dari eks bakalan Australia harganya sudah tinggi. Oleh karena itu tidak banyak yang berani impor karena khawatir susah dijualnya," imbuh Syailendra.
"Makanya saya bersama dirjen dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, minggu lalu keliling mengecek stok sapi lokal wilayah Jawa Tengah-Jawa Timur, stoknya banyak," sambungnya.
Selain itu, Kemendag turut mengajak perusahaan BUMN pangan sebagai off taker daging. Tujuannya untuk menjaga stabilitas harga kala permintaan meningkat. Dus, stok daging dapat segera dipasok dengan harga terjangkau kepada masyarakat.
"Sebenarnya daging yang naik hanya sekitar Jakarta yang mencapai rata-rata Rp120 ribu per kg. Sedangkan di daerah seperti Lamongan harga daging sapi sekitar Rp 105 ribu per kg. Seandainya masyarakat memilih daging beku, tentu lebih murah di supermarket," jelasnya.
Lebih lanjut, Syailendra bilang, sedianya pemerintah daerah telah meluncurkan pasar murah. Pemerintah pusat turut membantu melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk mendorong pasar murah.
Namun pasar murah itu bersifat sementara selama Ramadan dan lebaran. Kemendag, kata Syailendra, akan tetap fokus pada stabilisasi harga di pasar.
"Sebenarnya pengertian pasar murah itu harga yang dijual paling maksimal seusai harga acuan. Paling tidak harus di bawahnya sedikit. Menanggulangi bila terjadi lonjakan harga di pasar sambil memberikan kesempatan masyarakat mendapatkan harga barang kebutuhan pokok yang lebih kompetitif. Tetapi pasar murah ini tidak untuk jangka panjang," pungkas Syailendra. (OL-7)
Gula dapat merangsang pelepasan serotonin dan endorfin di otak, yaitu zat kimia yang membuat perasaan lebih nyaman dan bahagia.
Serangan jantung kerap dikaitkan dengan kebiasaan merokok, jarang berolahraga, atau pola makan yang buruk.
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pemerintah memastikan pasokan gula konsumsi berada pada level aman.
Gula dapat ditemukan secara alami pada makanan seperti buah, sayur, dan susu, maupun ditambahkan ke berbagai produk olahan sebagai gula tambahan.
Riset menemukan konsumsi fruktosa dapat memicu sel imun bereaksi lebih kuat terhadap racun bakteri, meningkatkan risiko peradangan bahkan pada orang sehat.
Food Policy Fellowship 2025 yang diselenggarakan oleh Pijar Foundation bekerja sama dengan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan, resmi ditutup.
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Langkah ini diambil untuk menanggapi temuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved