Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan capaian Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Maret 2021 yang berada di level 53,2.
Angka tersebut dilaporkan meningkat sebesar 2,3 poin dari Februari 2021, yakni 50,9. Peningkatan PMI manufaktur Maret 2021 dinilai menjadi yang tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Tepatnya, sejak survei ini dimulai pada April 2011.
“Ini hasil jerih payah para pelaku industri. Sedangkan, kami di pemerintah all out untuk support mereka. Terbukti, selama lima bulan berturut-turut, PMI Indonesia menunjukkan ekspansi," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dalam keterangan resmi, Kamis (1/4).
Baca juga: Setahun Pandemi, Energi Ramah Lingkungan Masif Digunakan
Saat pandemi covid-19 menghantam perekonomian nasional, pemerintah menggodok kebijakan dan stimulus untuk membangkitkan gairah sektor industri. Salah satunya, melalui insentif fiskal berupa penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor
Kebijakan itu dimulai 1 Maret hingga 31 Desember 2021, yang menyasar kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc. Adapun kebijakan diskon pajak juga diperluas ke kendaraan dengan kapasitas mesin 2.500 cc mulai 1 April.
Hingga akhir Maret 2021, terjadi peningkatan penjualan cukup signifikan untuk kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai 1.500 CC. Rinciannya, sekitar 140% dari penjualan periode Februari 2021.
Baca juga: Investasi Perusahaan BUMN Mengarah pada Pemulihan Ekonomi
“Dengan penerapan kebijakan relaksasi PPnBM, kinerja produksi kendaraan roda empat atau lebih pada periode Januari-Februari 2021 tercatat sebesar 152 ribu unit. Penjualan (wholesales) sebesar 102 ribu unit untuk periode yang sama," terang Agus.
Sebelumnya, PMI manufaktur Indonesia pada Januari 2021 telah melampaui capaian PMI manufaktur sejumlah negara, yakni Vietnam (51,3), Thailand (49,0) dan Malaysia (48,9). Sementara itu, PMI manufaktur ASEAN pada awal tahun ini berada di level 51,4. Bahkan, PMI manufaktur Tiongkok mengalami penurunan ke level 51,3, dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 51,9.(OL-11)
Industri makanan dan minuman Indonesia tumbuh 6,4% pada Triwulan III 2025. Namun, konsumsi susu nasional masih rendah dan ketergantungan impor bahan baku jadi tantangan utama.
PENGUATAN pendidikan vokasi merupakan strategi utama dalam membangun industri nasional yang bernilai tambah tinggi, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Rahadi menyebutkan bahwa pendidikan vokasi menjadi tulang punggung industri.
KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi industri.
Guna mencetak SDM industri yang kompeten, salah satu langkah strategis yang dilakukan Kemenperin adalah penyelenggaraan Pelatihan Industrial-Based Curriculum (IBC).
Program ini merupakan peta jalan strategis untuk mengimplementasikan revolusi industri keempat di Indonesia.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved