Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA kini, pemerintah telah membuka pendaftaran gelombang ke-14 program Kartu Prakerja. Berdasarkan Survei Evaluasi Manajemen Pelaksana Program Prakerja dilansir bahwa 97% peserta berpendapat pengetahuan yang mereka dapatkan merupakan skill baru yang mereka tidak pernah dapatkan sebelumnya, dan 90% peserta Prakerja berniat melampirkan sertifikat penyelesaian kursus saat mereka melamar pekerjaan.
Selain fakta tersebut, diketahui bahwa pada 2020, program ini telah menambah 47% jumlah wirausaha dari kalangan peserta Prakerja setelah mereka menerima insentif yang diberikan.
Pelatihan-pelatihan yang ditawarkan platform mitra didominasi kategori pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Diantaranya terkait dengan Penjualan dan Pemasaran, Gaya Hidup, Bahasa Asing, Makanan dan Minuman, dan masih banyak lagi.
CEO Pintaria, Novistiar Rustandi mengatakan, dalam platformnya, peserta Prakerja banyak memilih jenis kursus yang bisa langsung bisa dipraktikkan.
Adapun beberapa jenis kursus yang paling favorit di kalangan peserta kartu Prakerja di platform Pintaria antara lain Memulai Bisnis Kreatif Kaos Tie Dye (G-Trust), Memulai Bisnis Digital dari Awal (Cyber Edu Inkor), Membuat dan Menjual Masker Kain Melawan Virus Corona (Skill Academy), Bahasa Inggris Dasar untuk Resepsionis (Cakap), Cara Mudah Membuat Banana Choco Roll (Baking World).
Baca juga : Kementan Fasilitasi Pemasaran UMKM Pangan Lokal
“Kami melihat tingginya antusiasme peserta Prakerja didasarkan pada kebutuhan untuk meningkatkan kualitas diri dalam pekerjaan, berwirausaha dan ekonomi digital kreatif,” ujarnya.
Efektifitas pembelajaran di Pintaria bisa dilihat juga dari completion rate atau tingkat penyelesaian kursus. Mengacu pada pernyataan pemerintah yang menyatakan bahwa 5.3 juta orang dari 6.1 juta peserta yang sudah menerima insentif, hal itu setara dengan 86.6% tingkat penyelesaian kursus. Di Pintaria, angka tingkat penyelesaian bisa mencapai 91%.
“Di Pintaria, kami mendapatkan 91% completion rate atau tingkat penyelesaian, yang berarti melebihi standar rata-rata completion rate keseluruhan peserta. Hal ini menunjukkan bahwa kursus yang ditawarkan Pintaria mampu memuaskan dan bermanfaat untuk para peserta,” tutur Novistiar.
Pintaria sebagai mitra platform resmi Prakerja bekerja sama dengan lembaga pelatihan terkurasi yang berkualitas dan terpercaya dalam menyelenggarakan kursus-kursus berkualitas dan bersertifikat, dengan keunggulan kursus yang cepat, mudah dipahami, dan bermanfaat. (RO/OL-7)
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi PDB sektor ini pada 2024 sebesar Rp1.611,2 triliun atau 7,28% dari PDB nasional melebihi pertumbuhan PDB nasional 5,03%.
Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif tercatat tumbuh 5,69 persen, dengan nilai ekspor yang telah mencapai US$12,89 miliar dan melampaui target tahun 2025.
Mayoritas pelaku usaha kreatif merupakan usaha mikro dan kecil yang berkembang terutama di wilayah perkotaan.
Penulisan konten digital kini menjadi salah satu sektor kreatif yang berkembang paling cepat dan mampu membuka peluang ekonomi baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved