Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR gembira datang dari Provinsi Kalimantan Tengah. Padi lahan kering dengan varietas lokal Talun Koyem di Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, telah memasuki masa panen. Lahan tersebut merupakan progam bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun 2020.
Varietas Talun Koyem yang telah disertifikasi tersebut biasanya dipanen dengan provitas 1,8-2,2 ton/ha. Tetapi pada bulan lalu telah dipanen dengan provitas 4,3-5,0 ton/ha.
Meningkat lebih dari dua kali lipat. Tentu hal ini sangat menggembirakan petani dan segenap petugas pertanian yang bahu-membahu meningkatkan provitas padi lahan kering. Terlebih harga jual beras Talun Koyem mencapai Rp20.000 per kg, sehingga sangat berarti untuk peningkatan pendapatan petani di tengah suasana pandemi covid-19 ini.
Baca Juga: Tiga Menteri Panen Padi di Gresik
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah, Irpan menyampaikan, bahwa salah satu hal yang mendukung keberhasilan ini adalah aplikasi pupuk seperti pada padi sawah. Adanya bantuan pupuk pada kegiatan Budidaya Padi Lahan Kering, sangat membantu petani dalam meningkatkan produksinya.
“Kami mengkoordinir untuk penerapan pola penangkaran benih varietas lokal Talun Koyem di sebagian areal miliki petani yang memperoleh bantuan pemerintah. Areal penangkaran tersebut selanjutnya didaftarkan untuk disertifikasi sehingga benih yang dihasilkan adalah benih bersertifikat kelas benih sebar (BR) dengan label biru,” ujar Irpan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara Syahmiludin A Surapati menyebutkan perlunya sosialisasi aturan perbenihan di tingkat petani, dan yang lebih penting lagi untuk menjaga kelestarian varietas lokal Talun Koyem agar tidak punah. Adapun tanda daftar varietas unggul lokal 'Padi Talun Koyem', telah diserahkan kepada Bupati Barito Utara yang disaksikan oleh Plt. Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail Bin Yahya pada Oktober 2020 lalu.

Baca Juga: Bantu Stok Pangan, Petani Kuningan Sukacita Sambut Panen Raya
Direktur Perbenihan Edy Purnawan mengapresiasi keberhasilan kegiatan tersebut, khususnya dalam usaha penyediaan benih secara in-situ. Hal ini sesuai dengan program pemerintah yang sedang gencar-gercarnya mengampanyekan penyediaan benih in-situ, salah satunya melalui kegiatan Pengembangan Petani Produsen Benih Tanaman Pangan (P3BTP).
Dengan ketersediaan benih in-situ, program pengadaan benih bantuan pemerintah dapat lebih lancar dan tepat sasaran.
Kegiatan Bantuan Pemerintah Budidaya Padi Lahan Kering ini masih dilanjutkan di tahun 2021. Direktur Serealia Ismail Wahab berharap keberhasilan peningkatan provitas di Barito Utara ini akan tereplikasi pula di kabupaten dan provinsi lainnya yang memiliki lahan kering yang luas.
Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengingatkan untuk tetap selalu mengupayakan membangun kemandirian petani agar tidak selalu tergantung pada program bantuan pemerintah. Hal ini akan selaras dengan motto Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa Pertanian Indonesia harus Maju, Mandiri, dan Modern. (RO/OL-10)
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Douglas Soledo, jantan berusia 17 tahun, dan Robina, betina berusia 25 tahun telah melalui proses rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dinyatakan siap kembali ke alam liar.
Fokus utama program ini adalah memutus rantai keterbatasan akses dengan menyediakan beasiswa prestasi dan pembiayaan studi profesi bagi para guru.
"Kami bukan menghadirkan cerita dari point of view (pov) korban makhluk mistis itu, melainkan kami angkat folklore sebagai akar dari Kuyang dengan emosi yang universal,"
MG resmikan dealer di Pontianak. Ini dealer kedua MG di Pulau Kalimantan sebagai perluasan layanan penjualan dan purnajual di Indonesia.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi Hujan Sedang hingga Lebat. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved