Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GRAB Holdings dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk go public atau melantai di bursa saham Wall Street. Rencanan Initial Public Offering/IPO ini melalui mekanisme merger dengan Special Purposes Acquisition Company (SPAC) di bursa saham Amerika Serikat (AS).
Wall Street Journal (WSJ) menyebut, perusahaan layanan on demand yang berkantor di Singapura itu membahas kesepakatan dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus yang berafiliasi dengan Altimeter Capital Management LP. Adapun, nilai valuasi mencapai US$40 miliar atau sekitar Rp576 triliun, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, Jumat (12/3).
Grab sendiri diperkirakan akan mengumpulkan antara US$3 miliar dan US$ 4 miliar dari investor swasta, menurut laporan itu.
Perusahaan modal ventura yang berbasis di Silicon Valley, Altimeter, yang disebut mendukung rencana tersebut, yakni Altimeter Growth Corp dan Altimeter Growth Corp 2. Namun, Laporan WSJ tidak merinci mana dari dua SPAC yang sedang dalam pembicaraan Grab.
Baca juga: Presiden Minta Institusi Tua Harus Berguru kepada Start-up
Perusahaan akuisisi bertujuan khusus atau SPAC adalah perusahaan cangkang yang mengumpulkan dana melalui penawaran umum perdana untuk membuat perusahaan swasta menjadi publik.
Kesepakatan besar SPAC lainnya baru-baru ini termasuk merger UMW Holdings senilai US$ 16 miliar dengan perusahaan cek kosong yang didukung oleh miliarder Alec Gores, dan kesepakatan US$ 24 miliar yang dibuat oleh pembuat kendaraan listrik mewah Lucid Motors.
Saat dikonfirmasi Media Indonesia, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata belum merespon soal kabar tersebut. (WSJ/CNA/OL-4)
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
Diskusi berfokus pada bagaimana Indonesia dan Australia dapat memperkuat kolaborasi di bidang teknologi, kewirausahaan, dan inovasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi kemitraan strategis antara 24 perusahaan rintisan (startup) Indonesia terpilih dengan korporasi dan ekosistem startup luar negeri.
Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital, muncul kekhawatiran baru, apakah anak-anak Indonesia masih tumbuh dengan akar budaya, alam, dan kearifan lokalnya sendiri?
Dalam kuliah umumnya Prof Connie Rahakundini Bakrie mengingatkan bahwa generasi muda sekarang adalah generasi yang hidup di masa penuh pilihan tapi juga penuh ujian.
Ia menilai sistem global saat ini dikuasai kepentingan negara-negara adidaya, sementara Indonesia kerap terjebak sebagai pasar, bukan subjek yang berdaulat.
Kebudayaan sesungguhnya bisa menjadi jawaban dalam menjawab berbagai tantangan mulai pudarnya ikatan kebangsaan yang kita miliki.
Pelajari faktor pendorong perdagangan internasional! Analisis ekonomi mendalam untuk bisnis global yang sukses dan berkelanjutan.
MENGHADAPI era digitalisasi global, Indonesia harus berbenah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved