Selasa 09 Maret 2021, 10:26 WIB

KKP Gagalkan Pengiriman 29.250 Benur Berkedok Paket Makanan

Insi Nantika Jelita, Heri Susetyo | Ekonomi
KKP Gagalkan Pengiriman 29.250 Benur Berkedok Paket Makanan

MI/Heri Susetyo
Penyelundupan 29 Ribu ekor baby lobster senilai Rp2,9 Miliar

 

KEMENTERIAN kelautan dan Perikanan (KKP) melalu Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) bersama Bea Cukai dan Otoritas Bandara Juanda Surabaya mengaku berhasil menggagalkan penyelundupan benih bening lobster (BBL atau benur). KKP menyebut, sebanyak 29.250 ekor benur yang terdiri dari 29.000 ekor jenis pasir dan 250 ekor jenis mutiara senilai Rp2,9 miliar disita petugas gabungan di Jawa Timur.

"Sinergitas kita kembali membuahkan hasil, hari ini 29.250 BBL diamankan di Juanda Surabaya," kata Kepala BKIPM Rina dalam keterangannya, Selasa (9/3).

Rina mengungkapkan, rencananya BBL tersebut akan dikirim ke Batam, Kepulauan Riau, melalui jasa kargo di Bandara Juanda. Dia menyebut, untuk mengelabui petugas, pengirim mengemas BBL dengan kayu triplek dan dilapisi karton. Kemudian lapisan luar dibungkus dengan karung agar tak tertembus pengecekan bandara.

"Pengirim menuliskan bahwa paket tersebut berisi makanan sebanyak satu koli," urai Rina.

Namun saat diperiksa, lanjutnya, ditemukan 30 kantung plastik yang masing-masing berisi jenis lobster pasir di 29 kantong dan sisanya jenis mutiara. Rina mengungkapkan, paket tersebut dikirim oleh seseorang berinisial S dan ditujukan untuk pria berinisial RP.

Guna penyelidikan lebih lanjut, KKP bekerja sama dengan kepolisian dalam pengembangan perkara. Sementara terkait nasib BBL, Rina menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan unit pelaksana teknis Ditjen Pengelola Ruang Laut, yakni Badan Pengelolaan Sumber daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar untuk menentukan lokasi pelepasliaran.

"Jadi paket ini kita ketahui tadi pagi sekira pukul 05.00 WIB, nanti selain kita sisihkan untuk barang bukti, BBL akan kita lepasliarkan," tandasnya.

Kepala Bea Cukai Juanda Budi Harjanto menjelaskan baby lobster tersebut dibawa ke Batam dengan tujuan akhir akan diselundupkan ke Vietnam. Harga baby lobster jenis pasir di negara tujuan mencapai Rp100 ribu per ekor, sementara jenis mutiara mencapai Rp150 ribu per ekornya.
 

baca juga: Penyelundupan Benur Senilai Rp8,5 Miliar di Jambi Digagalkan

Sebelumnya, petugas gabung an KKP juga mengamankan 23.942 ekor BBL dari Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat, (5/3). BBL tersebut akan dikirimkan ke Tanjung Pinang melalui kargo pesawat Garuda Indonesia penerbangan GA286 dan disamarkan dengan produk garmen seperti seprai, celana dan kaos dalam karung kemasan yang hendak dikirim. (OL-3)


 

Baca Juga

Antara/Arnas Padda.

Pasar Apresiasi Aksi Korporasi Industri Telekomunikasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 20:16 WIB
Dari sisi bottom line, ISAT mampu membalikkan kerugian di kuartal III 2020 menjadi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke...
dok kemenko perekonomian

Airlangga Sebut PIDI 4.0 Jadi Bukti Perubahan Teknologi Digital Indonesia

👤RO/Micom 🕔Kamis 02 Desember 2021, 19:48 WIB
PIDI 4.0 merupakan upaya nyata pemerintah untuk mendukung tema besar Presidensi G20 Indonesia yakni “Recover Together, Recover...
Dok Bappenas

Bappenas Segera Luncurkan Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 19:38 WIB
Presiden Joko Widodo, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, dan Gubernur Bali I Wayan Koster direncanakan hadir meresmikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya