Jumat 05 Maret 2021, 20:25 WIB

Produk Kecantikan Lokal Makin Bersaing

Gana Buana | Ekonomi
Produk Kecantikan Lokal Makin Bersaing

MI/Gana
Produk kecantikan brand lokal.

 

PRODUK kecantikan merek lokal kini makin bersaing dengan produk-produk ternama di dunia. Beragam jenama lokal terus mengembangkan produk agar kualitas mereka tak main-main.

Beauty influencer Affi Assegaf mengatakan, baik di akhir 2020 hingga awal 2021 ini, brand skincare lokal berkembang pesat. Bahkan, kualitas produk lokal itu diakuinya bagus dan mengalahkan skincare impor.

"Banyak brand yang baru muncul tahunan atau bulanan bahkan sudah menjadi produk favorit karena kualitasnya tidak kalah dengan produk luar, ini menggembirakan sekali," ungkap Affi dalam bincang Tokopedia Beauty Dealight, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, tren pecinta produk kecantikan di Indonesia saat ini lebih mengarah pada produk lokal. Tak sedikit pula beauty blogger di luar pun trend center-nya mengarah ke brand lokal. Bahkan, bila ada tren produk kecantikan di luar negeri yang sedang naik daun, para pecinta produk kecantikan juga sudah mulai mencari prototipenya di merek lokal.

"Sekarang kalau lihat rak-rak produk kecantikan saya juga banyak brand lokal, teman-teman saya juga mulai pakai brand lokal. Makanya dengan adanya support pada brand lokal seperti ini sungguh sangat saya appreciate secara pribadi," jelas Affi.

Affi berharap, dengan adanya penggunaan produk lokal secara masif, jenama dalam negeri semakin dikenal. "Dengan pemberian panggung brand kecantikan lokal dari Beauty Delight ini saya harap banyak masyarakat Indonesia bangga menggunakan produk lokal," lanjut dia.

Menurutnya, di tahun ini minat masyarakat pada produk kecantikan akan semakin tinggi lagi. Produk yang bakal banyak dipilih cenderung pada jenis produk skincare yang menggabungkan antara zat aktif dan bahan natural atau alami. Sebab, masyarakat menganggap mereka akan mendapatkan manfaat dari zat aktif juga bahan natural secara bersamaan.

"Misalnya dalam satu produk mengandung retinol tapi di dalamnya ada ekstrak green tea, ini yang lagi diminati banget sama pecinta beauty, karena mereka merasa dapat manfaat dua-duanya, zat aktif yang memang bermanfaat bagi kulit mereka dan juga kandungan naturalnya yang bisa menutrisi kulit," jelas dia.


Baca juga: Gobel Dukung Presiden untuk Cinta Produk Indonesia


Menjangkau pelanggan
Pemilik usaha Gentle Hour, Joyce Arta, mengatakan, sejak awal didirikan Gentle Hour sebetulnya merupakan distributor beauty brand luar negeri. Namun pada akhir 2020 lalu mereka akhirnya meluncurkan produk lokal sendiri yang berupa pembersih wajah cleancing balm dan jelly cleancer.

"Melalui produk ini kami ingin menyampaikan bahwa pembersih wajah merupakan fondasi penting untuk mendapatkan kulit sehat," jelasnya.

Melalui dua produk tersebut, Joyce mengajak beauty lovers berpikir bahwa perawatan kulit bukan sebuah beban. Namun, merawat kulit itu adalah rutinitas yang menyenangkan.

Sebagai brand lokal yang berjualan di platform online, Joyce mengaku mulai mendaftarkan tokonya di platform e-commerce. Tujuannya agar mudah menjangkau seluruh pelanggan dari berbagai wilayah.

"Penjualan di e-commerce memang penting membantu peningkatan penjualan dan menjangkau customer," kata Joyce.

Pendiri salah satu beauty brand lokal Maska Indonesia, Raditya Banyu, mengatakan, produk skincare amat penting digunakan sehari-hari meski hanya beraktivitas di dalam rumah. Pemilihan jenis produk skincare pun penting.

"Maska Indonesia menawarkan sederet pilihan produk skincare berbahan alami. Selama pandemi, mengingat masyarakat lebih banyak di rumah, penjualan produk kami di Tokopedia justru mengalami peningkatan signifikan," ujar Raditya.

Sementara itu, Tokopedia mencatatkan peningkatan transaksi pada kategori kecantikan mencapai hampir 2 kali lipat menjelang akhir 2020. AVP of Category Development for FMCG & Long Tail Categories Tokopedia, Jessica Stephanie Jap mengungkapkan bahwa pembersih wajah, paket perawatan wajah, serum, masker,  dan krim wajah menjadi beberapa produk kecantikan paling laris di Tokopedia.
 
"Tingginya antusiasme tersebut melatarbelakangi kehadiran Tokopedia Beauty Dealight. Kampanye ini adalah upaya Tokopedia untuk #SelaluAdaSelaluBisa mempermudah masyarakat mendapatkan berbagai kebutuhan termasuk produk kecantikan," jelas Jessica.
 
Tokopedia Beauty Dealight, yang berlangsung hingga 5 Maret 2021, juga merupakan panggung bagi pegiat usaha, khususnya UMKM lokal di industri kecantikan seperti Gentle Hour dan Maska Indonesia, untuk mempertahankan bisnis terutama di tengah pandemi lewat pemanfaatan teknologi. (Gan/S-2)
 

 

 

Baca Juga

Antara

Data CVR SJ-182 Diunduh, Percakapan 2 Jam Terungkap

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 13 April 2021, 13:58 WIB
KNKT telah berhasil mengunduh data kotak hitam atau black box berupa Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Kamis...
MI/Ramdani

OJK: Masyarakat Masih Mudah Tertipu Tawaran Investasi

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 13 April 2021, 13:45 WIB
BANYAK kejahatan terkait penawaran investasi atau produk usaha fintech dan gadai ilegal dan masih banyak pula masyarakat yang tertipu,...
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Pengamat: Butuh Waktu untuk Atasi Gejolak Harga Kedelai

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 13:41 WIB
Sebagai negara yang bergantung pada komoditas impor seperti kedelai, maka permasalahan terkait fluktuasi harga di domestik merupakan sebuah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya