Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mendapatkan SDM pertanian yang berkualitas, cara-cara serta ilmu yang mendorong peningkatan kapasitasnya harus terus disesuaikan.
Hal ini juga disampaikan ke PPMKP (Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian) Ciawi sebagai salah satu unit kerja di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) khususnya Badan Penyuluhana Pengembangan SDM Pertanian yang bertugas dalam memberikan pelatihan manajemen dan kepemimpinan aparatur.
PPMKP Ciawi diminta mentransformasikan metode pelatihan sehingga bisa mencetak SDM Pertanian unggul.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, ilmu pertanian harus terus diperbarui agar bisa menyesuaikan diri.
"Saat ini kita sudah memasuki era industri 4.0. Artinya, pertanian pun harus diperbarui. Harus ada sentuhan sains dan teknologi. Dan itu membutuhkan SDM berkualitas," katanya.
Hal yang sama diutarakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, di PPMKP Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/3).
"Saat ini kita sedang melakukan transformasi dari konvensional ke modern termasuk juga teknologi dari tradisional ke modern. Kalau tradisional masih menggunakan manual, atau tenaga ternak. Tradisional membuat produktivitas rendah, waktunya lama. Kalau kita mengandalkan cara tradisional sulit untuk memenuhi kebutuhan pangan," katanya.
Oleh karena itu, sambungnya, siap tidak siap transformasi harus dilakukan. Dedi Nursyamsi menjelaskan, ciri pertanian modern adalah cepat, produktivitasnya tinggi, dan pemanfaatan IT.
"Dengan modern proses produksi bisa lebih cepat. Apalagi dengan inovasi 4.0 semua dikendalikan dengan komputer atau internet off things," katanya.
Ditambahkannya untuk mendukung hal itu, dibutuhkan sarana dan prasarana pertanian modern serta SDM yang juga modern.
"Mindset, dan pemikiran yang modern pun dibutuhkan. Kalau masih menggunakan cara berpikir konvensional maka tidak bisa mengendalikan alat pertanian modern, teknologi pertanian modern," ujarnya.
Dedi Nursyamsi menjelaskan, untuk menciptakan atau mencetak SDM yang modern, dibutuhkan juga pelatih yang modern, seperti Widyaiswara, Dosen, Penyuluh yang profesional, serta berdaya saing.
"PPMKP Ciawi bertugas menghasilkan dan melatih aparatur pertanian yang berjiwa entrepreneurship tinggi, yang profesional, daya saing. PPMKP Ciawi mempunyai tugas yang mulia. Oleh karena itu, semua harus melakukan transformasi yang modern," ujarnya.
Ditambahkannya, transformasi bisa dimulai dari pelatihan Pra Jabatan yang lebih banyak diisi generasi milenial. Metodologi pelatihan pun harus di transformasi. Karena, milenial mempunyai ciri kritis, cerdas, cepat menguasai IT.
"Metode pelatihan yang manual jaman dulu jangan diterapkan lagi, seperti contohnya pelatihan untuk pra jabatan yang sekarang dikenal dengan latsar (pelatihan dasar) sekarang harus menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan generasi milenial. Dan kita harus siap dengan perubahan-perubahan yang kini seketika kian berubah," ujarnya.
Menurut Dedi Nursyamsi, yang tidak kalah penting adalah melakukan transformasi mindset atau cara berpikir dari konvensional ke modern. dan hal itu bisa dimulai dari hal kecil.(RO/OL-09)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved