Jumat 26 Februari 2021, 13:08 WIB

Hari Ini, IHSG Berpotensi Melemah Terbatas

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Hari Ini, IHSG Berpotensi Melemah Terbatas

Antara/Reno Esnir
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta.

 

PASAR saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah semalam. Hal ini disebabkan kenaikan imbal hasil obligasi AS 10 tahun ke angka 1,46%, atau tertinggi sejak Februari 2020.

Di pasar komoditas, harga emas turun minus 0,29% ke level USD 1,769.9/t oz, diikuti minyak WTI (-0,22% ke USD 63,39/barel). Sementara itu, harga minyak Brent sedikit menguat pagi tadi (+0,06%) ke angka USD 67,08/ barel.

Data GDP Price Index yang dirilis semalam dilaporkan sebesar 2%, menyamai ekspektasi pasar (2%). Selain itu, klaim penggangguran awal dilaporkan menurun ke angka 730 ribu orang pekan lalu. Jauh lebih rendah dari perkiraan pasar, yakni 845 ribu orang.

Baca juga: Populasi UMKM Besar, Namun Kredit di Perbankan Baru 19%

Departemen Perdagangan AS merilis bahwa pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal IV 2020 mencapai 4,1% (yoy).

"Sejauh ini, 1,46 juta orang sudah menerima dosis pertama vaksinasi covid-19 di Indonesia. Sementara 853 ribu orang sudah menerima dosis kedua," ujar Head of Research Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma, Jumat (26/2).

BEI berencana untuk menyembunyikan kode broker selama sesi perdagangan berlangsung mulai 22 Juli 2021. Berikut, menyembunyikan tipe investor (asing/ lokal) dari tampilan realtime running trade atau post trade mulai Februari 2022.

Baca juga: BEI Ingatkan Raffi Ahmad dan Ari Lasso Terkait Promosi Saham

Namun, informasi kode broker dan tipe investor akan tetap tersedia pada data yang disajikan di akhir perdagangan. Indonesia akan merilis data inflasi pada 1 Maret mendatang. Diketahui, tingkat inflasi pada Januari 2021 sebesar 1,55%, atau terendah sejak Oktober 2020.

"IHSG berpotensi melemah terbatas hari ini. Seiring melemahnya pasar global dan kecenderungan investor untuk menunggu rilis data inflasi awal pekan depan," pungkas Suria.(OL-11)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Pengamat: Solusi Gejolak Baru Harga Kedelai Masih Butuh Waktu

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 13:41 WIB
Sebagai negara yang bergantung pada komoditas impor seperti kedelai, maka permasalahan terkait fluktuasi harga di domestik merupakan sebuah...
Antara

Sinergi jadi Kunci Pencegahan Korupsi

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 13 April 2021, 13:34 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sinergi antara kementerian/lembaga dan aparat penegak hukum merupakan hal penting dalam...
Antara

Ketersediaan Pangan Hingga Lebaran Tercukupi

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 13 April 2021, 13:25 WIB
Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi memastikan pasokan kebutuhan bahan pokok untuk puasa dan lebaran 2021 dalam kondisi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya