Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia baru saja menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,5%.
Saat ini, suku bunga acuan sudah turun 150 bps sejak awal 2020. Tentunya pada posisi terendah sejak Bank Indonesia mengunakan BI 7-Day Reverse Repo Rate.
Mempertimbangkan kasus covid-19 yang masih tinggi, proyeksi Produk Domestik bruto (PDB) untuk 2021 diturunkan dari 4,8-5,8% menjadi 4,3-5,3%. Berbagai langkah tambahan ialah pelonggaran persyaratan uang muka untuk kredit properti dan mobil. Tujuannya meningkatkan pertumbuhan kredit.
Baca juga: BI: Suku Bunga 3,5% Akan Sokong Pemulihan Sektor Ritel dan UMKM
"Ruang untuk pemotongan lebih lanjut dipandang terbatas. Sebelumnya, ruang untuk pelonggaran masih cukup besar. Kami berharap kebijakan saat ini akan dipertahankan sampai akhir tahun, dengan memperhatikan kurva pandemi," tutur ekonom DBS Group Radhika Rao, Jumat (19/2).
Diketahui, laju kasus covid-19 harian turun mencapai seperempat hingga pertengahan Februari, bersamaan dengan penurunan tingkat pemanfaatan tempat tidur (bed occupancy rate), namun kasus kematian masih tingi. Kondisi ini membuat otoritas berwenang tetap waspada.
Pemerintah sudah mulai menggulirkan vaksinasi covid-19 secara bertahap. Serta, membuka peluang bagi perusahaan swasta untuk mendanai dan mendistribusikan vaksin.
Baca juga: Generasi Z Mulai Melirik Sektor Perumahan
"Kecenderungan Bank Indonesia untuk mendukung pertumbuhan, kemungkinan dilakukan melalui langkah non-suku bunga. Seperti, ketentuan likuiditas, kebijakan makroprudensial, dorongan untuk menurunkan suku bunga pinjaman dan peran aktif di pasar obligasi," jelas Radhika.
Terakhir, Bank Sentral telah membeli obligasi senilai Rp40,8 triliun di pasar perdana pada pertengahan Februari. Dengan kebutuhan pembiayaan 2021 yang dipatok lebih dari Rp1.000 triliun, peran aktif dari pemain domestik sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran program pinjaman.(OL-11)
Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang mengamini keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI di 4,75%
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate hari ini 17 Maret 2026 sebesar 4,75 persen untuk memperkuat rupiah
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Penukarkan Uang Baru Melalui Mobil Keliling Bank Indonesia
BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved