Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia mencapai US$13,34 miliar pada Januari 2021. Angka itu lebih rendah 6,49% bila dibandingkan dengan Januari 2020 (year on year/yoy) yang sebesar US$14,27 miliar.
"Nilai impor Indonesia pada Januari 2021 ini masih mengalami kontraksi sebesar 6,49%, kalau dibandingkan dengan posisi Januari 2020," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (15/2).
Penurunan terjadi lantaran impor Januari 2021 hanya US$1,55 miliar, 21,90% lebih rendah dari tahun sebelumnya yang sebesar US$1,99 miliar. Begitu pula impor non migas yang turun 4% dari US$12,28 miliar menjadi US$11,79 miliar di periode yang sama.
Suhariyanto mengatakan, penurunan impor terjadi di semua sektor berdasarkan penggunaannya. Tercatat, impor konsumsi turun 2,92% (yoy); bahan baku atau penolong turun 6,10% (yoy); dan barang modal turun 10,72% (yoy).
Impor barang konsumsi mengalami penurunan karena turunnya impor bawang putih dari Tiongkok, adanya penurunan impor daging beku dari India, serta menurunnya permintaan Indonesia terhadap anggur segar dari Negeri Tirai Bambu.
Baca juga : Kurs Rupiah Menguat Seiring Sentimen Positif Pasar
Kemudian penurunan impor bahan baku atau penolong terjadi lantaran turunnya permintaan Indonesia terhadap oil cake yang berasal dari soya bean yang didatangkan dari Argentina.
"Untuk barang modal, turun agak tajam. Itu karena berbagai jenis mesin sebagian besar dari Tiongkok dan ada juga yang berasal dari Italia mengalami penurunan. Itu yang menyebabkan impor pada Januari 2021 ini mengalami penurunan baik secara mtm maupun yoy," jelas Suhariyanto.
Dia menambahkan, struktur impor Indonesia pada Januari 2021 tidak berubah. Impor bahan baku atau penolong masih menjadi yang terbesar dilakukan di Tana Air, persentasenya mencapai 74,39%. Itu diikuti dengan impor barang modal sebesar 14,39% dan impor barang konsumsi 10,68%.
Kemudian pangsa impor non migas Indonesia juga tidak berubah. Impor terbesar diterima Indonesia dari Tiongkok yakni sebesar 35,18% dari total impor di Januari 2021. Kemudian diikuti dengan Jepang 7,35%; Korea Selatan 5,96%; Singapura 5,82%; dan Amerika Serikat 4,93%. (OL-2)
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat dan memutakhirkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/YoY).
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebesar 147,91 juta orang.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved