Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan tidak ada paksaan ke masyarakat dalam penarikan buku tanah dan sertifikat analog, untuk diubah menjadi sertifikat elektronik.
Penggantian mode sertifikat untuk tanah yang sudah terdaftar, dilakukan jika masyarakat secara sukarela datang ke kantor pertanahan atau melakukan jual-beli.
"Perlu dijelaskan juga sesuai dengan peraturan, bahwa tidak ada penarikan sertifikat analog oleh kepala kantor," jelas Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Dwi Purnama dalam keterangan resmi, Rabu (3/2).
Baca juga: Sertifikat Elektronik Minimalisir Sengketa Tanah di Pengadilan
Dalam Pasal 16 Ayat 3 Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertipikat Elektronik, kepala kantor menarik sertifikat untuk disatukan dengan buku tanah dan disimpan menjadi warkah pada Kantor Pertanahan.
Namun, Pasal 14 Ayat 2 menyebutkan penarikan itu dilakukan oleh kepala kantor apabila pemegang hak mengajukan permohonan. Dalam hal ini, terkait penggantian sertifikat analog menjadi sertifikat elektronik.
Baca juga: Tahun Ini, Bulog Siap Impor 80.000 Ton Daging Kerbau
"Saat masyarakat ingin mengganti sertifikat analog ke elektronik atau terjadi peralihan hak atau pemeliharaan data, maka sertifikat analognya ditarik oleh kepala kantor, untuk diganti ke sertifikat elektronik," papar Dwi.
Nantinya, Peraturan Menteri ATR Nomor 1 Tahun 2021 dan PMNA No 3 Tahun 1997 akan berlaku secara bertahap. Serta, diuji coba dari kantor pertanahan terlebih dahulu pada Maret mendatang.
"Ini dikarenakan beberapa hal. Misalnya, tanah di seluruh wilayah Indonesia belum seluruhnya terdaftar. Sehingga, data fisik dan data yuridis tanah untuk setiap bidang tanah belum seluruhnya tersedia," tukasnya.(OL-11)
Ajang penghargaan tahunan Priority Partners Sinar Mutiara 2025 sukses digelar dengan dihadiri ratusan reseller dari berbagai daerah di Indonesia.
Aktivitas pengiriman suku cadang (sparepart) dari Surabaya terus meningkat seiring berkembangnya sektor otomotif dan elektronik.
Selain menampilkan ribuan produk inovatid, pengunjung IEAE akan menemukan berbagai produk pilihan dari para pemasok dan pelaku industri, menampilkan inovasi terbaru yang unik dan solutif.
PAMERAN Indonesia International Electronics and Smart Appliances Expo (IEAE) 2025 kembali digelar pada 6-8 Agustus 2025.
Proshop atau professional shop merupakan konsep toko ritel modern yang dirancang agar pengunjung tak hanya melihat produk dari balik etalase, tetapi juga bisa mencoba.
800 jenis produk elektronikĀ diproduksi di pabrik di Kawasan Candi, Semarang, Jawa Tengah, dengan karyawan 1.500 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved