Rabu 03 Februari 2021, 14:29 WIB

KNKT : Mesin Pesawat SJ-182 Masih Hidup Saat Membentur Air

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
KNKT : Mesin Pesawat SJ-182 Masih Hidup Saat Membentur Air

Antara
Ilustrasi

 

KETUA Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjanto mengungkapkan, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 masih dalam kondisi utuh alias tidak meledak di udara sebelum jatuh ke perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Sabtu (9/1).

Mesin turbin pesawat pun, juga dikatakan tidak mati saat kecelakaan. Hal ini diindikasi berdasarkan temuan KNKT, soal hancurnya bagian turbin pesawat SJ-182 di dalam laut.

"Pesawat secara utuh sampai membentur air, tidak ada pecah di udara. Selanjutnya temuan pada turbin pesawat menunjukkan konsistensi bahwa mesin masih dalam kondisi hidup sebelum membentur air," ungkap Soerjanto dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, Rabu (3/2).

Dia menambahkan, "(Temuan turbin) ini diindikasikan bahwa turbin-turbinnya rontok semua. Itu menandakan ketika mengalami impact (jatuh) ke air, mesinnya masih berputar,"

Dalam paparan, Soerjanto juga menjelaskan, menurut data dari Tim SAR Gabungan, puing pesawat tersebar dalam wilayah dengan lebar 80 meter dan panjang 110 meter pada kedalaman laut 16 sampai 23 meter.

Baca juga : Ini Dampak Positif Holding Ultra Mikro untuk Pemulihan Ekonomi

Adapun beberapa bagian pesawat telah ditemukan ialah, instrumen pesawat dari ruang kemudi, bagian roda pendarat utama, bagian sayap, bagian dari mein bagian dari kabin penumpang dan ekor.

Bagian-bagaian ini, terang Soerjanto, mewakili seluruh bagian pesawat dari depan hingga ke belakang. Luas sebaran dan ditemukannya bagian pesawat dari depan sampai belakang.

"Hal ini konsisten dengan bukti bahwa pesawat tidak mengalami ledakan sebelum membentur air, atau pecah diatas udara, itu tidak benar," pungkasnya.

Pesawat Sriwijaya Air Boeing 735-500 classic series dengan kode penerbangan SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak mengalami kecelakaan setelah sempat kehilangan kontak, dalam kejadian tersebut tercatat dalam daftar manifes tiga orang warga Lampung di antara 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru itu. (OL-2)

 

Baca Juga

Dok.Ist

Pasar Properti Tangerang Menarik, LPKR Lakukan Diversifikasi Produk

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 10:58 WIB
LPKR berhasil mencatatkan pra penjualan Rp2,485 triliun pada Semester I/2022, naik 7% YoY (year on year) dari 2,331 triliun pada Semester...
MI/Ardi T Hardi

Bersiaplah, Otomatisasi dan Industri Hijau Memunculkan Jenis Pekerjaan Baru

👤Ardi T Hardi 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 10:02 WIB
STUFI terbaru McKinsey, 30 persen pekerja global akan tergantikan oleh otomatisasi pada tahun...
DOK MI.

UMKM Go Digital 2024, Pemerintah Perlu Dukung Industri Telekomunikasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 09:47 WIB
Presiden Joko Widodo menargetkan 30 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk go digital. Dari target tersebut, saat ini telah ada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya