Jumat 22 Januari 2021, 09:27 WIB

Menggeliat, Ekspor Bunga dari Sulawesi Utara Tembus Lima Negara

mediaindonesia.com | Ekonomi
Menggeliat, Ekspor Bunga dari Sulawesi Utara Tembus Lima Negara

Ist/Kementan
Petugas meneliti tanaman yang siap diekspor di Karantina Pertanian Manado, Sulawesi Utara.

 

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) melalui Karantina Pertanian Manado mencatat di tahun 2020, Sulawesi Utara (Sulut) memiliki komoditas ekspor baru yaitu ekspor tanaman hias. Dimulai sejak bulan September 2020 ekspor tanaman hias yang didominasi jenis Alocasia dan Anthurium asal Sulut telah menembus 5 Negara. 

“Selama empat bulan terakhir tercatat total ada 540 batang tanaman hias yang di ekspor ke Amerika Serikat, Hongkong, Thailand, Vietnam dan Singapura dengan total nilai ekonomi mencapai Rp.185,2 juta,” ujar Donni Muksydayan, Kepala Karantina Manado melalui keterangan tertulis Kamis (21/01).

Ditengah sulitnya kondisi ekonomi di masa pandemi Covid 19 ini Donni menambahkan bahwa ekspor bunga dan tanaman hias ini menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat Sulut dalam mendulang rupiah. 

“Melalui pemeriksaan karantina in-line inspection, kami membantu para petani Sulut dalam memberikan jaminan  tanaman hias yang diekspor dalam kondisi sehat dan telah memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor,” ungkapnya. 

Memasuki tahun 2021 belum genap satu bulan, Karantina Pertanian Manado telah memfasilitasi 8 kali sertifikasi ekspor tanaman hias tujuan yaitu Amerika Serikat dan Thailand.

“Totalnya 157 batang tanaman hias dengan jenis bunga Alocasia, Pilodenron, Florida ghost mint, dan melano dengan total nilainya mencapai  Rp.60 juta," tambah Donni.

Tahun 2021, targetkan buka pasar Jepang

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil mengatakan sejalan dengan arah program Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam meningkatkan tiga kali lipat ekspor komoditas pertanian dalam tiga tahun ke depan.

Seluruh jajaran Kementan di seluruh Indonesia bersama sama pemerintah daerah diminta untuk terus melakukan pendampingan, memfasilitasi dan menggali ragam komoditas yang dapat menjadi komoditas ekspor baru.

Sejalan dengan arahan tersebut, ke depan Donni berharap potensi ekspor tanaman hias Sulut dapat lebih dikembangkan mengingat Sulut selama ini dikenal sebagai sentra bunga. 

Menurut Donni, pihaknya bersama instansi terkait telah melakukan penjajakan tahap awal agar bunnga Krisan Tomohon dapat diekspor ke Jepang. 

“Tahun ini (2021) Karantina Pertanian Manado bersama Pemerintah Daerah Tomohon menargetkan bunga Krisan Tomohon juga dapat masuk pasar Jepang. Sudah ada permintaan 10.000 stek bunga krisan dari Jepang,” paparnnya.

Secara produksi, menurut Donni, umumnya petani krisan Tomohon dapat menghasilkan 200 ribu pohon per bulannya sehingga tidak akan ada masalah untuk memenuhi permintaan jumlah volume. 

Sekarang kami masih menunggu persyaratan khusus apa yang dipersyaratkan oleh Jepang agar krisan Tomohon dapat masuk ke pasar Jepang. Karantina Pertanian Manado akan senantiasa mengawal dan mendampingi para petani tanaman hias Tomohon agar cita-cita ini dapat segera terealisasi, jelas Donni.

Donni juga menambahkan bahwa tanaman hias asal Sulut yang mulai 'go international' juga  digemari pasar dalam negeri. Hal tersebut terlihat dari frekuensi lalu lintas pengiriman domestik tanaman hias di Bandara Samratulangi Manado yang cukup banyak.

Berdasarkan sistem data perkarantinaan IQFAST,  sepanjang tahun 2020 Karantina Pertanian Manado telah menerbitkan 4.194 sertifikat domestik tanaman hias. Bunga yang dilalulintaskan masuk dan keluar manado ini didominasi oleh aglonema, mawar, anggrek, alocasia, krisan dan aneka bibit tanaman hias. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Duta

Merger Dua BUMN Perikanan akan Perkuat Bisnis

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 05 Maret 2021, 14:33 WIB
“Kekuatan Perindo dan Perinus diharapkan berperan dalam pemenuhan kebutuhan pangan berbahan ikan di Indonesia,” kata...
Antara

Kejutan Besar, Vietnam akan Gabung dalam Budidaya Lobster RI

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 05 Maret 2021, 14:29 WIB
Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc sudah memerintahkan pihaknya untuk berkoordinasi dengan KKP Indonesia terkait budidaya lobster....
Dok. Istana Kepresidenan

Jokowi: Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi 5%

👤Andhika Prasetyo 🕔Jumat 05 Maret 2021, 13:52 WIB
Presiden bahkan rutin meneror Kepala BKPM untuk mengetahui sejauh mana investasi yang masuk ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya