Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, meminta pemerintah daerah turut berkontribusi dan mendukung program vaksinasi yang dijalankan pemerintah pusat. Menrutunya, meski dana yang akan digelontorkan pemerintah pusat cukup besar, dukungan dari pemda tetap diperlukan.
“Anggaran yang sangat besar meski telah kita alokasikan untuk APBN 2021, kita jelas meminta daerah untuk turut serta didalam menangani program vaksinasi termasuk dalam APBD-nya,” tuturnya dalam Rapat Kerja bersama Komite IV DPD, Selasa (19/1).
Baca juga: Jalan Tertimbun Longsor di Ende Belum Dibersihkan
Pemerintah pusat, imbuh Sri Mulyani, akan berperan dalam penyediaan obat, vaksin hingga peralatan kesehatan. Beriringan dengan itu, pemda diharapkan mampu mendukung dan berkontribusi dalam proses vaksinasi di tiap daerah.
“Jangan sampai pemda mengandalkan keseluruhan effort dan resources dari pusat. Namun bersama-sama dengan pemerintah pusat, karena ini pasti akan jauh lebih baik dampak dan hasilnya,” terangnya.
Perempuan yang karib disapa Ani itu menambahkan, pemerintah pusat mengestimasi kebutuhan dana untuk program vaksinasi gratis mencapai Rp74 triliun. Angka itu masih perkiraan awal dan dimungkinkan berubah sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan berjalannya program.
Oleh karenanya, earmark untuk mendukung program vaksinasi ialah minimal 4% Dana Alokasi Umum (DAU) anggaran 2021 akan diberlakukan. Dus, pemda yang tidak mendapatkan DAU akan mendapatkan dukungan pendanaan yang berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) sesuai dengan kemampuan daerah.
Pemerintah, lanjut Ani, akan terus melakukan pengaturan earmark DBH seperti yang tertuang dalam pasal 71B Peraturan Menteri Keuangan 233/2020 tentang Pengelolaan DBH. Dalam beleid itu pemda dapat menyediakan pendanaan melalui APBD yang bersumber dari dana transfer umum guna mendukung pelaksanaan vaksinasi.
Program vaksinasi diperlukan untuk mencapai imunitas populasi (herd immunity) untuk mempersempit penyebaran pandemi. Bila itu dapat berjalan efektif, maka dampaknya pada perekonomian akan positif.
“Kita beruntung telah bisa mengamankan suatu jumlah vaksin yang dibutuhkan untuk Indonesia bisa mendapatkan apa yang disebut herd immunity,” pungkas dia. (OL-6)
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved