Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengungkapkan, dengan meningkatkan peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji dan umrah asal Indonesia, dapat menggairahkan sektor nonmigas di Arab Saudi.
Pemerintah bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman bersama soal kesepakatan suplai produk UMKM untuk kebutuhan jemaah haji dan umrah, secara virtual, Rabu (13/1).
“Penandatanganan itu membuka peluang untuk mendorong ekspor produk-produk UKM ke Arab Saudi dalam upaya memenuhi kebutuhan jemaah haji dan umrah Indonesia. Kerja sama ini juga memberi kesempatan lebih besar bagi UKM Indonesia untuk berkontribusi dalam peningkatan ekspor nonmigas," kata Lutfi.
Lutfi menjabarkan, pada periode Januari–Oktober 2020, ekspor nonmigas Indonesia ke Arab Saudi tercatat sebanyak US$ 1,08 miliar. Untuk impor nonmigas Indonesia dari Arab Saudi sebesar US$ 395 juta.
Capaian itu, lanjutnya, membuat neraca perdagangan nonmigas Indonesia surplus hingga US$ 687 juta, atau naik 12,17 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 613 juta.
"Produk-produk ekspor Indonesia ke Arab Saudi dengan nilai tertinggi itu seperti minyak sayur, ikan olahan, bumbu, dan kertas. Ekspor UMKM untuk pemenuhan kebutuhan haji juga dapat memulihkan ekonomi nasional di tahun 2021,” imbuh Lutfi.
Baca juga : Mendag Ingin Kebutuhan Haji Disuplai UMKM Lokal
Mendag menambahkan, ada potensi pasar di Arab Saudi yang datang dari kebutuhan makanan dan minuman jemaah haji dan umrah asal Indonesia ketika berada di Arab Saudi.
Hal ini, ungkap Lutfi, terlihat dua juta orang Indonesia yang setiap tahunnya pergi ke Tanah Suci. Dengan demikian, peluang bagi produk UMKM untuk memasarkan ke luar negeri lebih besar.
"Kami ingin produk-produk Indonesia ini bisa menjadi subjek utama dari ekspor nonmigas, terutama dari pelaku usaha kecil menengah," urainya.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, ada lima produk yang bakal disuplai oleh UMKM untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji dan umrah di Arab Saudi. Item produk tersebut ialah sambal, kecap, kopi, teh dan gula.
“Sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia, UMKM harus dapat terus bertransformasi agar bisa berdaya saing di pasar domestik dan global," tandasnya. (OL-7)
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
Pelajari strategi pengiriman Ramadan agar lebih efisien. Simak tips untuk kelola lonjakan pesanan, kirim paket besar, hingga fitur COD Ongkir.
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tekanan dan ketidakpastian, pengusaha muda membutuhkan kepastian arah kebijakan.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran.
WAKIL Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan dalam ekosistem Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I.
Mereka juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencegah wilayah Irak digunakan sebagai titik awal serangan terhadap negara-negara tetangga.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Selly pun menekankan agar pemerintah memberikan perhatian serius kepada jemaah umrah mandiri yang berpotensi tidak terdata secara menyeluruh oleh pemerintah.
Tengku Mohd Dzaraif mengatakan sebagian besar jamaah haji yang terlantar dijadwalkan pulang menggunakan penerbangan Malaysia Airlines.
Jemaah yang bisa masuk ke kawasan Timur Tengah dikhawatirkan tidak bisa keluar dari wilayah tersebut sampai waktu yang telah ditentukan.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan bahwa calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved