Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DIREKTUR Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meresmikan gedung Plaza BPJAMSOSTEK yang bertempat di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (8/1).
Turut hadir dalam peresmian tersebut Ketua DJSN Tubagus Achmad Choesni, Ketua Dewan pengawas BPJAMSOSTEK Guntur Witjaksono, dan Direktur Operasional 1 PT PP Persero Tbk Anton Satyo Hendriatmo.
“Gedung yang dibangun di atas tanah seluas 5.391 meter persegi ini merupakan bagian dari investasi dana program JHT yang dikelola oleh BPJAMSOSTEK melalui instrumen penyertaan langsung. Hal tersebut merupakan salah satu strategi manajemen dalam memberikan hasil pengembangan dana yang optimal bagi para peserta,” ungkap Agus dalam sambutannya.
Menaker Ida Fauziyah mengeapresiasi dan mengucapkan selamat atas kinerja manajemen BPJAMSOSTEK yang telah mendukung pembangunan gedung tersebut. Pihaknya berharap dengan diresmikannya Plaza BPJAMSOSTEK mampu memberikan semangat baru untuk menghadapi tantangan di tahun ini.
“Seperti yang kita ketahui bahwa BPJS Ketenagakerjaan diberikan mandat untuk menyelenggarakan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Indonesia," jelas Menaker.
"Mandat penyelenggaraan tersebut ditujukan untuk menyediakan dasar hidup yang layak dan meningkatkan martabatnya menuju terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera adil dan makmur, oleh karena itu BPJS Ketenagakerjaan diberi kewenangan untuk mengelola dana investasi yang bersumber dari iuran pekerja, salah satunya dengan melakukan investasi langsung seperti pembangunan gedung plaza BPJAMSOSTEK ini, dengan harapan mampu memberikan imbal balik yang optimal bagi para peserta, “imbuh ida.
Senada dengan Menaker, Menko PMK Muhadjir Effendi berharap pemanfaatan iuran dari tenaga kerja yang merupakan peserta dari BPJAMSOSTEK ini dapat dioptimalkan setinggi-tingginya dan bisa memberikan pendapatan yang besar dan dimanfaatkan dengan tepat sasaran dan efisien.
Pihak Kemenko PMK juga mengapresiasi atas pembangunan plaza BPJAMSOSTEK yang merupakan langkah besar dan semoga hal tersebut menjadi kesuksesan yang dapat ditiru oleh institusi lain.
Plaza BPJAMSOSTEK dibangun dan dikelola oleh PT Sinergi Investasi Properti (SIP) yang merupakan perusahaan Joint Venture antara BPJAMSOSTEK dengan PT PP (Persero) Tbk.
Proses pembangunan gedung tersebut memakan waktu 24 bulan yang diawali dengan ground breaking pada akhir bulan Mei 2017, dilanjutkan topping off pada bulan Oktober 2018, dan penyelesaian pembangunan konstruksi pada Juni 2019.
Dengan mengusung konsep green building, Plaza BPJAMSOSTEK telah mengantongi sertifikat Gold dari Global Building Council Indonesia (GBCI) yang berarti gedung tersebut ramah lingkungan dan hemat energi.
Plaza BPJAMSOSTEK memiliki bangunan seluas 26.782 meter persegi yang terdiri dari 28 lantai. Gedung tersebut dibangun dengan konsep modern stylish dan unik yang terlihat dari pucuk bangunan berbentuk kelopak bunga yang melambangkan pertumbuhan usaha dan bisnis BPJAMSOSTEK untuk perlindungan pekerja. Selanjutnya yaitu sunscreen berbentuk honey comb atau heksagonal yang melambangkan kerjasama harmonis dan gotong royong.
Selain meresmikan gedung, Agus juga mengumumkan bahwa sejak 1 Januari 2021 operasional sebagian unit kerja kantor pusat BPJAMSOSTEK resmi beralih ke Plaza BPJAMSOSTEK.
Hal ini dilakukan manajemen berdasarkan hasil dari studi kelayakan ruangan yang menyatakan bahwa kapasitas gedung kantor pusat yang lama sudah tidak dapat menampung keseluruhan karyawan yang berjumlah lebih dari 800 orang. Namun saat ini gedung kantor pusat masih tetap difungsikan sebagai kantor pelayanan, call center, dan beberapa unit kerja lainnya.
“Perpindahan ini kami lakukan agar kapasitas ruang kerja yang tersedia dapat sesuai dengan jumlah karyawan, sehingga unsur-unsur Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tetap terjaga dan risiko-risko kecelakaan kerja bisa diminimalisir,” imbuh Agus.
Agus menambahkan bahwa kantor pusat BPJAMSOSTEK juga berstatus sebagai tenant dan membayar sewa kepada pihak pengelola gedung plaza BPJAMSOSTEK, di mana secara tidak langsung biaya sewa tersebut nantinya akan kembali kepada peserta BPJAMSOSTEK dalam bentuk pengembangan dana JHT.
hingga saat ini okupansi gedung telah mencapai 78,6% yang diisi oleh 15 tenant yang beragam, mulai dari perbankan, jasa keuangan, restoran dan retail. Dalam waktu dekat juga akan berganbung sebuah perusahaan besar sehingga tingkat keterisian gedung menajadi 100%
“Saya mengajak para stakeholder yang sedang mencari gedung kantor untuk bergabung bersama kami di sini karena Plaza BPJAMSOSTEK ini memiliki lokasi yang sangat strategis serta fasilitas gedung yang lengkap. Selain itu dengan menjadi tenant di gedung ini, maka secara tidak langsung kita juga ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahtaraan pekerja Indonesia,” tutup Agus. (RO/OL-09)
Sejumlah barang bukti diketahui menghilang di rumah dinas eks Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel.
Asep mengatakan, operasi tangkap tangan (OTT) dalam kasus ini merupakan hasil temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Setyo menyebut meladeni bantahan Noel tidak penting dalam penanganan perkara. Pencarian bukti untuk memastikan kasus pemerasan ini bisa dibawa ke persidangan dinilai lebih penting.
KPK akan melakukan penelusuran aset untuk mencari barang yang diduga berkaitan dengan perkara, dan masih disembunyikan.
Padahal, kata dia, penindakan hukum yang dilakukan KPK penting untuk memperbaiki instansi yang sebelumnya dipimpin Noel.
Desakan ini menyusul pernyataan KPK bahwa praktik pungli telah berlangsung sejak 2019, dan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wamenaker Imanuel Ebenezer (Noel).
MENTERI Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengatakan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memiliki fleksibilitas dalam membantu masyarakat.
Menko PMK Pratikno sebut Baznas mitra strategis pemerintah. Sinergi zakat dukung kesehatan, pendidikan, dan penanganan bencana.
Pratikno menekankan bahwa kesehatan bukanlah hasil keberuntungan, melainkan buah dari kebiasaan baik yang dijaga setiap hari.
Pratikno menambahkan bahwa tantangan ke depan akan semakin berat dalam menghadapi perkembangan teknologi termasuk bagi dunia pendidikan.
Catur Brata Penyepian Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan, dan Amati Lelaungan merupakan bentuk pengendalian diri, introspeksi, serta kesadaran terhadap hubungan manusia dengan alam.
Pertama, Menko PMK Pratikno mengunjungi Bandara Soekarno-Hatta untuk mengecek langsung pelayanan bagi penumpang yang akan mudik menggunakan pesawat.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved