Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berupaya meningkatkan kompetensi pekerja demi mewujudkan misi menjadi rumah bagi talenta terbaik bangsa (home to the best talent).
Sebagai bank yang memiliki lebih dari 9.400 unit kerja di Indonesia, BRI menghadapi tantangan besar untuk bertransformasi agar bisa menghadirkan layanan berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masa depan.
Menjawab tantangan tersebut, BRI Corporate University menyelenggarakan edukasi dan diskusi daring yang mengundang para ahli, salah satunya seorang futuris dan penulis terkenal asal Australia, Brett King “the King of Disruptors”, yang banyak menerbitkan buku mengenai masa depan perbankan di tengah evolusi teknologi, dan menyoroti permulaan revolusi perbankan yang kini berjalan.
Brett King membagikan pandangannya mengenai tantangan apa saja yang harus dihadapi dan dijawab pelaku industri perbankan di era revolusi industri 4.0.
Secara umum, ia membahas pentingnya aspek pembaruan layanan (future services), penyediaan kanal kolaborasi (omni channels), dan pengalaman matang di dunia perbankan (banking experiences) untuk membuat transformasi perbankan berjalan lancar.
Ia juga menekankan pentingnya sebuah bank memberikan dukungan digital kepada masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhannya di tengah arus digitalisasi, termasuk transformasi layanan dari luring menjadi daring.
Pada kesempatan yang sama, Herdy Harman Rosadi, Direktur Human Capital BRI mengungkapkan bahwa diskusi dan edukasi ini juga memberikan wawasan dan motivasi kepada seluruh pekerja BRI mengenai teknologi perbankan terkini sehingga mampu memacu inovasi para pekerja dalam meningkatkan layanan di BRI.
“Di dalam BRI sendiri, saat ini ada lima tantangan yang harus diatasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Kelima tantangan ini adalah finding the right size & competency, talent attraction, talent management, building culture system, and establishing agile & digital organization. Insan BRILian menghadapi era digitalisasi harus mampu bersaing di level internasional dan bertahan di masa pandemi,” ujar Herdy. (RO/OL-09)
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya membangun learning organization bagi ASN sebagai fondasi penguatan kinerja dan daya adaptasi organisasi.
Penguatan budaya kerja melalui program New Working Culture dan pembentukan Komite Transformasi Bisnis sebagai kunci agar semua proses organisasi berjalan adaptif.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved