Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Ada Dana Rp7,6 Triliun untuk UMKM Go Digital Tahun Depan

Insi Nantika Jelita
22/12/2020 10:45
Ada Dana Rp7,6 Triliun untuk UMKM Go Digital Tahun Depan
Menko Luhut Pandjaitan(Dok.KKP)

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp7,6 triliun untuk program digital terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Upaya tersebut, sebutnya, dapat membangkitkan perekonomian yang terdampak pandemi Covid 19, karena keberadaan UMKM dianggap menjadi salah satu tulang punggung ekonomi nasional.

“Di tahun 2021, pemerintah merencanakan kembali untuk memberikan stimulus pada program ini sebesar Rp 7,6 triliun sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional," ungkap Luhut dalam akun media sosialnya, Selasa (22/12).

Per November 2020, pemerintah mencatat sebanyak 3,4 juta UMKM masuk dalam sistem digital atau go digital. Angka tersebut, kata Luhut, melampaui target pemerintah, yakni sebesar 2 juta unit usaha.

Luhut juga meminta ada peningkatan kualitas produk UMKM agar memiliki daya saing tinggi dan mengajak masyarakat untuk membeli produk dalam negeri.

"Harapan Presiden (Joko Widodo) agar UMKM dapat terus bergerak bersama menumbuhkan ekonomi nasional. Lalu, bukan hanya saya dan tim sebagai pemangku kebijakan, tetapi masyarakat luas agar terus percaya pada kemampuan produk lokal," imbuh Luhut.

Dalam keterangan resmi Kemenko Marves disebutkan, pemerintah berupaya melakukan standarisasi dan pembinaan UMKM/KIM dan melakukan monitoring dan pendampingan kepada setiap pelaku usaha secara kontinu.

“Semua strategi ini perlu kita kerjakan sungguh-sungguh, seluruh kementerian dan lembaga terkait harus kembali bekerjasama untuk mencapai tujuan yang kita cita-citakan melalui strategi ini,” jelas Luhut.

Perwakilan dari Bank Indonesia, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menyatakan, pihaknya siap untuk membuat strategi dalam meningkatkan permintaan dan penawaran produk UMKM.

“Kita akan meningkatkan kapasitas UMKM melalui korporatisasi pembentukan kelompok atau badan usaha, termasuk integrasi suatu rangkaian nilai bisnis untuk mencapai skala ekonomi dalam memperluas akses pasar dan akses pembiayaan," kata Filianingsih. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Raja Suhud
Berita Lainnya