Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR QuickQRIS Indonesia Rafik Ahmad mengatakan aplikasi QR Code Indonesia Standard (QRIS) merupakan bentuk apresiasi pihaknya terhadap program pemerintah melalui Bank Indonesia yang menerbitkan alat bayar non-tunai QRIS.
Sebagai informasi, aplikasi mobile QuickQRIS telah diluncurkan oleh PT IDE DEF GHI. QuickQRIS hadir untuk mendukung pertumbuhan transaksi non-tunai melalui pemanfaatan program QRIS dari BI.
Baca juga: Luhut Ajak Tiongkok Investasi di Danau Tona
"QuickQRIS ini adalah nilai tambah bagi para pedagang atau merchant pengguna QRIS dalam memantau transaksi. Diharapkan cashless society dapat tercapai dengan cepat secara merata di Indonesia" kata Rafik dalam keterangan di Jakarta, Jumat (18/12/2020).
Ia menambahkan, QUICKQRIS memudahkan para pedagang, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dalam menggerakkan roda usaha mereka sehari-hari. Setiap laporan transaksi non-tunai antara kasir dan konsumen dapat terpantau melalui aplikasi mobile tersebut.
"Semua pelaku aneka usaha cukup dengan mengunduh QuickQRIS dari Google PlayStore tanpa ada biaya sama sekali. Lalu hanya menggunakan e-Mail yang yang didaftarkan pada Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran, para pelaku usaha bisa dengan mudah memantau transaksi dan mengatur pembukuan dengan sangat mudah,” imbuhnya.
Ketika peluncuran QuickQRIS yang digelar melalui video konferensi Kamis (17/12) lalu di Jakarta, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pandemi covid-19 mendorong para pelaku UMKM untuk terus berinovasi.
Baca juga: SYL: Pertanian Terbukti Penyangga Ekonomi saat Krisis
"Beradaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen merupakan salah satu bentuk pembaruan agar para pelaku UMKM ini dapat bertahan di masa pandemi. Mereka kemudian memanfaatkan transaksi digital," kata Teten.
Hadir pula disampaikan Direktur Operasional PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional Gatot Sapto Supriyono. (RO/A-3)
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved