Rabu 16 Desember 2020, 16:18 WIB

BSU Belum Cair 100%, Menaker: Banyak Rekening Bermasalah

M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi
BSU Belum Cair 100%, Menaker: Banyak Rekening Bermasalah

MI/Ramdani
Dengan menggunakan masker, sejumlah pekerja melintasi trotoar di kawasan Sudirman, Jakarta.

 

MENTERI Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengungkapkan penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) dari termin pertama dan kedua belum 100%. Sebab, terdapat data rekening penerima yang bermasalah.

"Jika dilihat setiap batch realisasinya belum mencapai 100%. Pada termin pertama berdasarkan bank penyalur, terdapat sejumlah data rekening yang bermasalah. Sehingga tidak dapat ditransfer dan mengakibatkan retur," jelas Ida dalam diskusi virtual, Rabu (16/12).

Saat ini, penyaluran BSU sudah masuk ke termin kedua. Berdasarkan data per 14 Desember 2020, realisasi BSU mencapai 93,94% atau sekitar Rp27,96 triliun.

Baca juga: BSU Tetap Cair Walau Penerima Sudah Meninggal

Adapun pada termin pertama telah tersalur kepada 12,26 juta orang. Capaian itu sekitar 98% dengan nilai Rp14,4 triliun. Termin pertama terbagi dalam lima batch dan satu batch tambahan.

Batch I-IV rata-rata menyalurkan 2,9 juta BSU ke rekening penerima. Kemudian, batch V dan VI masing-masing menyalurkan 562 ribu dan 32 ribu ke rekening penerima. Secara rata-rata, persentase penyaluran setiap batch mencapai 98%.

"Sedangkan pada termin kedua telah tersalurkan kepada 11 juta orang, atau 89% dengan nilai Rp13,2 triliun," imbuh Ida.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Dana Desa Sudah Tersalur Rp47 Triliun

Sama dengan termin pertama, pada termin kedua juga dibagi dalam lima batch dan satu batch tambahan. Pada batch I-IV rata-rata tersalur kepada 2,4 juta pekerja. Adapun batch V terhadap 529 ribu pekerja dan batch IV kepada 37 ribu pekerja. Rata-rata persentase penyaluran setiap batch baru 89%.

Setelah mendapat rekenig yang bermasalah, lanjut Ida, dana subsidi tidak dapat dikirim dan terjadi retur. Data yang bermasalah dikembalikan Kementerian Ketenagakerjaan ke BPJAMSOSTEK untuk diperbaiki.

Begitu data selesai diperbaiki, penyaluran BSU kembali dilanjutkan. "Saya harap teman-teman bersabar, karena jangka waktu penyaluran BSU hingga akhir Desember. Teman-teman pekerja yang belum dapat di termin kedua bersabar. Ini masih dalam proses penyaluran," pungkasnya.(OL-11)

 

Baca Juga

MI/HO

Sengketa Ekspor Bijih Nikel RI-Uni Eropa, JAKI Dorong Reformasi WTO

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 07:40 WIB
ORGANISASI Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI) terus berupaya membantu pemerintah RI dalam gugatan pelarangan ekspor bijih...
Antara/Akbar Nugroho Gumay

Program B35 Perlu Dukungan Pembiayaan Pemerintah agar Optimal

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 06:30 WIB
Pemberlakuan B35 diyakini bakal menyerap lebih banyak biodiesel, sehingga mampu menghasilkan penghematan penggunaan bahan bakar minyak...
dok.ant

Dolar AS Jatuh ke Terendah selama 9-bulan Terakhir

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 02 Februari 2023, 06:30 WIB
DOLAR AS memperpanjang kerugian pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (2/2/2023), jatuh ke level terendah sembilan bulan terhadap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya