Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT periode angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), Bandara Soekarno-Hatta memperkenalkan inovasi dalam meningkatkan standar fasilitas keamanan penerbangan baru. Melalui penggunaan explosive containment berbasis advanced technology pertama di Indonesia yang diberi nama Nakula.
President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menuturkan melalui Nakula, bandara dapat melakukan kegiatan counter-terorism dengan cepat khususnya pada bagasi tercatat yang dicurigai dapat mengancam keselamatan.
"Bagasi yang dicurigai mengandung hazardous material dapat langsung dikirim ke dalam Nakula sebagai prosedur emergency disposal," ujar Awaluddin dalam keterangannya, Minggu (6/12).
Dia menuturkan, seluruh operasional dilakukan dari jarak jauh (remote) tanpa menyentuh objek. Nakula, lanjut Awaluddin, bakal melindungi area sekitar dari efek berbahaya misalnya ledakan, di mana kapasitas yang dapat ditahan adalah hingga 5 kg TNT.
Gas beracun yang timbul juga dapat diisolasi oleh Nakula sehingga ancaman terhadap manusia dan infrastruktur dapat ditangani.
"Proses selanjutnya adalah Explosive Squad dapat menarik Nakula menuju Disposal Area untuk dilakukan dismantle pada objek ledakan. Seluruh operasional Nakula dapat dilakukan dari jarak jauh menggunakan remote control," jelas Awaluddin.
Baca juga: Jelang Natal-Tahun Baru, Bandara Soetta Tambah Fasilitas Tes Covid
Peningkatan fasilitas lainnya menjelang Nataru adalah akan dibukanya area baru berkanopi megah di area penjemputan kedatangan domestik Terminal 3 guna memberikan kenyamanan bagi penumpang yang menunggu kendaraan pribadi. Area ini rencananya dibuka pada 15 Desember 2020.
Awaluddin juga mengatakan, pada 10 Desember 2020, rencananya juga akan digunakan fasad baru yang lebih indah secara estetika dibandingkan dengan sebelumnya dan memiliki fungsi untuk memperlancar alur penumpang menuju Security Check Point 2 dengan area lebih luas.
“Bandara Soekarno-Hatta dan bandara-bandara lain di bawah PT Angkasa Pura II secara berkelanjutan meningkatkan kemampuan aspek people, facilities dan process sebagai bagian dari upaya kami menjaga konektivitas penerbangan di Indonesia,” pungkas Awaluddin.(OL-5)
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara.
Puncak arus penumpang Natal diperkirakan terjadi pada Sabtu (20/12) dengan 9.746 penumpang.
InJourney Airports memperkirakan pergerakan penumpang pada periode Nataru ini akan mencapai sekitar 10 juta penumpang selama 21 hari.
Kasus Morowali merupakan contoh bagaimana lemahnya integrasi antarinstansi dapat menggerus kedaulatan udara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved