Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero), Pahala N. Mansury menilai bisnis sektor perumahan bangkitnya cukup baik dari krisis yang disebabkan pandemi covid.
"Sektor perumahan kalau kita lihat bangkitnya cukup baik, khususnya sektor perumahan yang menjadi kebutuhan dasar," kata Pahala saat webinar Banking and Financial Outlook 2021 yang diadakan Infobank, Selasa (1/12).
Hal itu dilihat dari rasio dari sektor perumahan dari Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi Indonesia secara keseluruhan masih rendah hanya 2,30%. Artinya, masih banyak masyarakat yang akan membeli rumah.
"Jadi masih banyak masyarakat yang akan membeli rumah pertamanya. Selama ini orang yang membeli rumah berasal dari fix incomers atau orang yang pendapatannya tidak terpengaruh dengan kondisi (pandemi) ini," ujarnya.
BTN mencatat terdapat 11,4 juta berdasarkan kepemilikan dan 7,6 juta berdasarkan hunian yang menjadi peluang dalam penyaluran KPR dan bisnis terkait perumahan lainnya. Selain itu, hal ini membuka peluang ekspansi bisnis property dan menggerakkan 174 sub sektor ekonomi yang mengikuti.
"Di tengah pertumbuhan perekonomian nasional yang terkontraksi di triwulan II 2020 sektor real estate masih dapat tumbuh 2,3%. Artinya sektor perumahan masih mampu menjadi penggerak perekonomian nasional di tengah efek pandemi covid," ungkapnya.
Pahala mengatakan kondisi terendah bisnis sektor perumahan terjadi pada April-Mei 2020. Realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) khusus subsidi pada April sampai -60,82%, kemudian bangkit pada Mei 2020 menjadi 35.06%.
Menurutnya pandemi covid ini juga bisa menjadi momentum untuk perbaiki diri termasuk perbaiki bisnis proses dari perkreditan, otomasi, digitalisasi, dan simplifikasi dokumen serta proses yang dilakukan. (E-1)
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Kebijakan pemerintah memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100% melalui PMK Nomor 90 Tahun 2025 dipandang sebagai stimulus positif.
INPP memasang target pertumbuhan pendapatan moderat pada 2026 di kisaran 5% hingga 10% pada 2026.
Keberadaan pusat pendidikan, fasilitas kesehatan, kawasan komersial, serta akses yang semakin terkoneksi menjadikan Binong Karawaci sebagai kawasan yang diminati masyarakat urban.
Melalui ajang kompetisi tahunan BTN Housingpreneur 2025, peserta berpeluang masuk ke jaringan bisnis nyata
Generasi milenial menjadi kelompok paling banyak menerima manfaat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Khusus untuk BTN, Purbaya memprediksi penyaluran kredit hanya tembus Rp10 triliun dari Rp25 triliun yang dialokasikan hingga akhir tahun.
BTN menegaskan posisinya sebagai penyalur terbesar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2025.
Bank BTN Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 800 unit selama 2025.
Sepuluh developer ini mencatat kontribusi signifikan dengan total realisasi kredit mencapai Rp1,7 triliun, setara 50% dari total KPR Non Subsidi yang disalurkan BTN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved