Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS) meraih penghargaan pada kategori inovasi sistem pembayaran (payment innovation) tahun 2020 dari Central Banking Publications dalam kegiatan Central Banking’s Fintech and Regtech Global Awards. Penghargaan diterima secara simbolis oleh Deputi Gubernur BI Sugeng secara virtual, pada 28 Oktober 2020.
Kategori yang diperoleh BI mulai diberikan tahun 2020 kepada bank sentral yang memiliki inisiatif sistem pembayaran inovatif, menggunakan teknologi baru, dan berdampak positif terhadap efisiensi dan peningkatkan inklusi keuangan. BI menerima penghargaan karena implementasi QRIS dinilai sebagai inisiatif inovasi yang memenuhi kriteria tersebut. “Ini seiring dengan jumlah merchant yang menggunakan QRIS mencapai 5 juta di seluruh Indonesia per 16 Oktober 2020, dan pekan akhir Oktober 2020, naik mencapai 5,1 juta. Dari jumlah tersebut, merchant dengan kategori usaha mikro dan usaha kecil memiliki pangsa terbesar, yaitu 84,93% atau sekitar 4,4 juta merchant,” kata Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Filianingsih Hendarta.
Di sisi lain, kata Filianingsih, QRIS mendukung inklusi ekonomi dan turut berkontribusi pada Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya di masa pandemi. QRIS juga membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pencatatan riwayat transaksi. Pencatatan riwayat transaksi bermanfaat dalam penyusunan profil kredit oleh lembaga keuangan sehingga meningkatkan peluang UMKM untuk memperoleh akses pembiayaan. Transaksi pembayaran menggunakan QRIS juga dapat mendukung era baru perekonomian, yaitu low touch economy, atau aktivitas ekonomi dengan sentuhan fisik seminimal mungkin dan menerapkan protokol kesehatan.
Implementasi QRIS yang telah diterapkan di berbagai sektor untuk transaksi pembayaran telah memberikan manfaat guna mendorong efisiensi perekonomian, mempercepat keuangan inklusif, dan meningkatkan daya saing industri, termasuk memajukan UMKM. Manfaat yang diperoleh tidak terbatas untuk transaksi perdagangan ritel baik di pasar tradisional maupun modern dan universitas, namun QRIS juga digunakan untuk e-ticketing pariwisata, parkir, eretribusi Pemda, donasi sosial dan keagamaan.
Bahkan, untuk meningkatkan akseptasi penggunaan QRIS oleh merchant di masa pandemi, BI telah menetapkan MDR (Merchant Discount Rate) QRIS sebesar 0% untuk merchant usaha mikro sampai 31 Desember 2020. MDR 0% artinya merchant usaha mikro (UMI) tidak dikenakan biaya atas transaksi pembayaran dengan menggunakan QRIS. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung UMKM bertransaksi secara digital di masa pandemi.
Implementasi QRIS oleh 5 juta merchant dapat memberikan dampak postifif pada efisiensi sistem pembayaran nasional. QRIS dapat mencegah fragmentasi industri sehingga dapat meng efisienkan penyedia barang dan jasa (merchant) dan konsumen. Dengan QRIS, merchant dan konsumen tidak perlu memiliki bermacam-macam QR Code dari berbagai penyedia jasa yang berbeda penggunaan QRIS dalam bertransaksi. Ini akan menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi dapat berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada gadget dengan proses transaksi sangat cepat dan seketika.
BI mengapresiasi berbagai pihak terkait, termasuk Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan industri sistem pembayaran di Indonesia, merchant, serta masyarakat pengguna yang mendukung penuh implementasi QRIS sebagai inovasi sistem pembayaran untuk meningkatkan inklusi keuangan. Selain itu BI mengapresiasi merchant dan masyarakat yang memanfaatkan dan menggunakan QRIS dalam bertransaksi. Ke depan, BI akan terus mengembangkan QRIS agar semakin banyak inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran. Adapun dalam rangka pengembangan dan implementasi QRIS, BI melakukan berbagai tahapan.
Pertama, transaksi domestik menggunakan QRIS yang diimplementasikan sejak 17 Agustus 2019 dengan masa transisi hingga 31 Desember 2019. Per 1 Ja nuari 2020 semua merchant diwajibkan menggunakan QR dengan standar QRIS. Tahap ke-dua, transaksi cross border inbound QRIS. Transaksi ini menyasar wisatawan mancanegara dan TKI, khususnya dari negara ASEAN, Tiongkok, India, Hongkong, Korea Selatan, dan Jepang. Terakhir, tahap keetiga yakni transaksi cross border outbound dengan menggunakan standar QR yang berlaku di negara tujuan. Transaksi ini menyasar jemaah haji dan wisatawan Indonesia yang ke luar negeri (ASEAN).
Saat ini, BI masih terus berkoordinasi dan mendiskusikan dengan otoritas di beberapa negara untuk menjajaki pengembangan QRIS di luar negeri. Berbagai hal terkait persiapan infrastruktur, model bisnis, proses setelmen, dan perlindungan konsumen masih terus didiskusikan dengan oto ritas terkait di luar negeri. Dalam mendukung transaksi masyarakat di masa pandemi Covid- 19, Bank Indonesia juga mengembangkan QRIS Tanpa Tatap Muka (QRIS TTM) untuk menunjang pembelanjaan secara online tanpa perlu bertatap muka dengan penjual. Sebab, kode QRIS cukup dikirim ke customer melalui aplikasi messaging. Hal ini akan semakin memudahkan customer untuk berbelanja serta dapat memperluas basis pelanggan bagi merchant.
Selain itu, Bank Indonesia bersama ASPI saat ini sedang mengembangkan dan melakukan uji coba Sandbox 2.0 QRIS Customer Presented Mode (CPM), yakni kode QRIS akan di-generate oleh customer dan dipindai merchant. Uji coba QRIS CPM dilakukan pada merchant menengah dan besar seperti di chain store ritel, makanan dan minuman. Filianingsih menuturkan untuk terus mendorong perluasan QRIS, BI bekerjasama dengan Penyelenggaran Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) melakukan berbagai upaya untuk mengedukasi serta mengajak masyarakat dan pelaku bisnis untuk menggunakan QRIS, melalui media massa dan media sosial. Berbagai program dan penguatan dari sisi infrastruktur, jumlah merchant, onboarding di komunitas kepada user dan merchant, serta kenyamanan dan keamanan transaksi terus ditingkatkan untuk dapat digunakan oleh semua sektor usaha dan lapisan masyarakat di seluruh Indonesia. (S3-25)
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Kemenangan CitraLand City CPI di level Asia Pacific Region menempatkan proyek ini sejajar dengan pengembangan properti kelas dunia dari negara-negara maju.
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Indonesia Rising Stars Award adalah panggung penghargaan bagi organisasi serta individu yang berkontribusi membangun masa depan Indonesia di berbagai sektor.
Asia Property Awards Grand Final tahun ini menghadirkan lebih dari 90 kategori penghargaan untuk merayakan 'Best in Asia'.
Mengawali tahun 2026 dengan prestasi membanggakan, Truntum Cihampelas Bandung berhasil meraih peringkat Top 5 Hotel Terbaik di Bandung versi Tripadvisor
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved