Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pemerintah Perkuat Sektor Asuransi dan Penjaminan

Gana Buana
04/11/2020 01:09
Pemerintah Perkuat Sektor Asuransi dan Penjaminan
Ilustrasi asuransi(Ilustrasi)

PEMERINTAH membentuk Indonesia Financial Group (IFG) untuk menjalankan fungsi pembangunan nasional melalui industri asuransi dan penjaminan. Tujuannya adalah agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan perlindungan.

Hal ini sesuai dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara ke dalam Modal Saham BPUI tanggal 17 Maret 2020 lalu.

Direktur Utama IFG Robertus BiIlitea mengatakan, dalam menjalankan perannya untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), IFG melalui anggota holding telah menyalurkan penjaminan kredit modal kerja KUR senilai Rp143 triliun dan penjaminan UMKM senilai Rp8,3 triliun kepada lebih dari 200,000 pelaku UMKM.

"Kami juga bertekad untuk memperkuat daya saing di sektor asuransi dan penjaminan, serta memperkuat fungsi investasi dalam ekosistem asuransi nasional,” ungkap Robertus dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (3/11).

Sebagai induk holding, IFG memiliki sembilan entitas anak perusahaan yang fokus pada produk keuangan dan pasar modal, asuransi umum dan penjaminan, serta asuransi jiwa dan kesehatan. Dengan total aset secara konsolidasi sebesar Rp76,2 triliun, IFG siap menjalankan komitmen perusahaan dalam pengelolaan industri asuransi di Indonesia.

Direktur Keuangan dan Umum IFG Rizal Ariansyah menyampaikan, ada 3 faktor utama yang melekat dalam semangat pembentukan IFG sebagai holding. Di antaranya adalah efisiensi, integrasi dan sinergi. dimana IFG berperan memberi arahan strategis kepada seluruh anggota holding untuk mencapai hal tersebut.

Baca juga : KKP Telah Salurkan Rp601 M untuk Modal Usaha Perikanan

"Kami juga melakukan transformasi budaya perusahaan untuk dapat meningkatkan pembangunan kapabilitas organisasi holding, dan sumber daya manusia,?” kata dia.

Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik lahirnya IFG. Sebagai holding BUMN asuransi dan penjaminan, IFG berperan sebagai pilar penting dalam industri keuangan Indonesia dalam menciptakan produk dan jasa layanan yang inovatif, cermat, tepat, dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

"Tentu sebagai lembaga keuangan yang menaungi bidang investasi, asuransi, dan penjaminan, Indonesia Financial Group diharapkan mampu menaikkan pertumbuhan industri keuangan dan selalu mengedepankan semangat amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif atau kami sebut dengan AKHLAK?," ujarnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengharapkan kehadiran IFG dapat semakin mendorong transformasi institusi-institusi keuangan terutama di bidang perasuransian.

"Saya berharap IFG dapat menjalankan peran penting dalam meningkatkan investasi dan memulihkan perekonomian Indonesia melalui produk dan layanan keuangan yang inovatif dan kolaboratif?," tuturnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya