Selasa 27 Oktober 2020, 11:54 WIB

Ini Target Kementan di Musim Tanam Oktober-Maret 2021

mediaindonesia.com | Ekonomi
Ini Target Kementan di Musim Tanam Oktober-Maret 2021

Ist/Kementan
Mentan Syahrul Yasin Limpo memberi pemaparan di ruang Agriculture War Room (AWR), Kementan.

 

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menargetkan produksi beras untuk musim tanam satu (MT I) pada Oktober-Maret 2021 (Ok-Mar) mencapai 20 juta ton beras dari target tanam padi seluas 8,2 juta hektare di seluruh Indonesia.

"Kebutuhan beras kita sampai bulan Juni 2020 sekitar 15 juta ton dan jika ini terealisasikan maka nanti di bulan Juli 2020 akan ada 17-20 juta ton beras ditambah stok tahun 2020 sekitar 7 juta ton beras," ujar Mentan di ruang Agriculture War Room (AWR), Senin (26/10).

Untuk itu, kata Mentan, Kementan akan memberikan bantuan berupa sarana produksi serta alat pra panen dan pascapanen. Di sisi lain, Kementan juga terus mendorong para petani untuk menggunakan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) dan pengembangan pertanian berbasis korporasi dan klaster.

"Kami memerlukan langkah operasional yang lebih konkret lagi untuk meningkatkan produksi dalan negeri sehingga dapat mengurangi impor dan meningkatkan volume ekspor," katanya.

Dengan target ini, Mentan berharap provinsi dan kabupaten/kota dapat melakukan gerakan di lapangan dengan menggerakkan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di Kecamatan sebagai ujung tombaknya. 

"Komitmen yang kuat semua pihak yang terlibat di masing-masing tingkatan akan menjadi indikator keberhasilan pencapaian sasaran tanam padi," tuturnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras tahun 2020 mencapai 31,63 juta ton. Angka produksi tersebut diperoleh dari luas panen padi 2020 mencapai 10,79 juta hektare dan produksi padi diperkirakan sebesar 55,16 juta ton gabah kering giling (GKG).

"Berdasarkan data Kerangka Sampel Area (KSA) BPS (Badan Pusat Statistik(, produksi di tahun 2020 dipastikan aman. Sampai akhir Desember kita punya stok awal 5,9 juta. Apabila produksi beras kita 31,63 juta ton dan kebutuhan konsumsi sebesar 30 juta ton beras maka hingga akhir tahun ini ada stok akhir 7 juta ton beras kurang lebih," pungkasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Konsep Buy Now, Play Later Bakal jadi Primadona di 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:55 WIB
Berdasarkan studi dari Coherent Market Insights, pasar Paylater global diperkirakan akan tumbuh dari US$5 juta pada 2019, menjadi US$...
Ist

Agar Tampilan Wajah Segar dan Bebas Kilap Minyak

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 23:20 WIB
Bedak tabur adalah bagian dari kosmetik populer karena setiap wanita menginginkan kulit berseri tanpa kilau minyak dalam tampilan...
AFP/Johan Ordonez

Pemilik British Airways Beli Air Europa dengan Setengah Harga

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Januari 2021, 22:51 WIB
Pemerintah Spanyol telah memberikan Air Europa pinjaman sebesar 475 juta euro untuk membantu maskapai tersebut melalui...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya